Turunkan Inflasi dan Kemiskinan

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) diharapkan dapat bekerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam upaya menekan angka kemiskinan

Turunkan Inflasi dan Kemiskinan
SERAMBI/BUDI FATRIA
Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Muhammad Lutfi menyerahkan pataka kepada Ketua Umum Kadin Aceh, Makmur Budiman saat pelantikan Pengurus KADIN Aceh, masa bakti 2019-2024, yang disaksikan oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, di Anjong Mon Mata, Sabtu (14/9/2019) malam. SERAMBI/BUDI FATRIA 

* Harapan Plt Gubernur pada Pengurus Kadin Aceh

BANDA ACEH - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) diharapkan dapat bekerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam upaya menekan angka kemiskinan serta inflasi yang masih tinggi di Bumi Serambi Mekkah. Penyataan itu disampaikan Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, kepada wartawan seusai membuka Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Aceh yang dilanjutkan pelantikan Dewan Pengurus Kadin Aceh periode 2019-2024, di Anjong Mon Mata, Sabtu (14/9) malam.

"Saya minta Kadin menjadi tandemnya Pemerintah Aceh. Mudah-mudahan apa yang saat ini dikerjakan Pemerintah Aceh juga menjadi pekerjaan Kadin. Mulai malam  ini, mari kita sama-sama bekerja untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat Aceh, terutama untuk memperbaiki angka indikator makro ekonomi kita yang masih belum bagus, yaitu kemiskinan, inflasi dan lain-lain," kata Plt Gubernur.

Nova dalam sambutannya mengajak Kadin untuk melakukan pembenahan dan bekerja bersama Pemerintah Aceh. "Usai pelantikan ini, saya berharap tidak ada jeda. Mulai besok seluruh jajaran Kadin Aceh sudah mulai bekerja," ucapnya.

Nova juga mengingatkan, sesuai dengan amanat Undang-undang, Kadin adalah organisasi payung bagi dunia usaha Indonesia. Hal tersebut tertuang dalam Undang-undang Nomor 1 tahun 1987. Undang-Undang Kadin mengamanatkan agar organisasi ini menjalankan fungsi dan perannya sebagai mitra pemerintah, khususnya dalam membantu pembangunan dan meningkatkan pemerataan perekonomian bangsa demi mewujudkan dunia usaha yang sehat dan tertib.

Karena itu, lanjutnya, Kadin dituntut kritis terhadap isu-isu ekonomi yang berkembang, agar langkah perbaikan dapat terus dilakukan. Salah satu isu penting yang perlu mendapat perhatian Kadin adalah penguatan usaha lokal, khususnya sektor UKM dan UMKM.

"Sektor ini layak dikembangkan, sebab UKM dan UMKM sangat berperan dalam mendukung pergerakan ekonomi daerah. Pemerintah Aceh juga terus berupaya melakukan peningkatan sektor swasta di Aceh. Karena itu, Kadin selaku wadah pengusaha Aceh, diharapkan berperan mendukung misi penguatan investasi ini. Pengurus Kadin harus memiliki visi menyeluruh untuk kepentingan orang banyak, khususnya dunia usaha," sebutnya.

Karena itu, ungkap Plt Gubernur Aceh ini, saat ini dibutuhkan lembaga Kadin yang kuat, tangguh, dengan pengurus yang  kompak, agar lembaga ini dapat menjalankan  program yang  bermanfaat bagi masyarakat.

Peran Kadin sangat dibutuhkan guna mendukung tercapainya target pembangunan yang dicanangkan pemerintah, sehingga Nova optimis, kepengurusan baru Kadin Aceh ini mampu menghasilkan rumusan terbaik bagi peningkatan dunia usaha di Aceh, di samping Nova berkomitmen membantu penguatan keorganisasian Kadin Aceh melalui program kerja sama Pemerintah dan dunia usaha.

Saling Bekerja Sama

Sebelumnya Wakil Ketua Kadin Indonesia, Muhammad Lutfi melantik H Makmud Budiman SE sebagai Ketua Kadin Aceh yang baru bersama dewan Pengurus Kadin Aceh lainnya periode 2019-2024. Prosesi pelantikan itu dipusatkan di Anjong Mon Mata, Banda Aceh.

H Makmur Budiman dalam sambutannya mengimbau seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan dan saling bekerja sama hingga berakhirnya kepengurusan, sehingga Kadin menjadi organisasi yang tangguh dan mampu hadir sebagai mitra Pemerintah Aceh dalam mendukung program-program yang saat ini sedang berjalan."Terima kasih atas dukungan Pak Plt Gubernur Aceh kepada Kadin. Kami optimis, dengan dukungan yang selama ini diberikan Pemerintah Aceh, Kadin akan hadir menjadi organisasi yang kuat dan mampu bekerjasama dengan Pemerintah Aceh untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat," ujar Makmur.

Makmur juga mengingatkan para pengurus dan seluruh anggota Kadin Aceh untuk terus berbenah, sehingga mampu menjadi pribadi yang mampu bersaing dalam era revolusi industri 4.0. "Era 4.0 menuntut perubahan menyeluruh pada sistem kerja kita. Sistem dan pola kerja lama harus segera kita tinggalkan jika tidak ingin tergerus zaman. Karena itu, seluruh anggota Kadin Aceh harus kompak, dan terus meningkatkan kapasitas sehingga kita benar-benar siap menghadapi revolusi industri 4.0," imbau Makmur.(mir)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved