Hikmah Wakilah Akan Buka Kantor Cabang  

BPR Syariah Hikmah Wakilah berencana membuka kantor cabang mulai dari wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen

Hikmah Wakilah Akan Buka Kantor Cabang   
Aminullah Usman

BANDA ACEH - BPR Syariah Hikmah Wakilah berencana membuka kantor cabang mulai dari wilayah Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, Beureunun hingga Aceh Tengah. Hal tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan Hikmah Wakilah dalam melayani masyarakat pada sektor pembiayaan ekonomi mikro.

"Selain perluasan kantor cabang, masih dalam rencana bisnis lima tahun ke depan kita juga akan menyediakan fasilitas ATM khusus nasabah Hikmah Wakilah yang berlokasi di kantor pusat Hikmah Wakilah, Peunayong, Banda Aceh," kata Direktur Utama PT BPR Syariah Hikmah Wakilah, Sugito kepada Serambi, usai peringatan Milad Hikmah Wakilah ke-25 di Kantor Pusat setempat, Peunayong, Banda Aceh, Senin (16/9).

Dikatakan, kehadiran ATM itu nantinya dapat mengakomodir nasabah yang ingin menarik uang pada Sabtu dan Minggu. "Selama ini layanan yang kita berikan antar jemput, maka dengan adanya ATM tersebut dapat memudahkan nasabah yang ingin melakukan transaksi saat weekend," ujarnya.

Saat ini Hikmah Wakilah memiliki lima jaringan kantor yang terdiri atas satu kantor pusat di Peunayong, dua kantor cabang di Lambaro dan Ulee Kareng, serta dua kantor kas di Keutapang dan  Darussalam, dan satu unit layanan mobil kas keliling.

Ia juga menyampaikan di usia ke-25 ini, Hikmah Wakilah mendapatkan penghargaan dari Majalah Infobank berupa BPR Syariah di Indonesia dengan kinerja keuangan "sangat bagus" tahun buku 2018 untuk kategori aset Rp 50 miliar hingga Rp 100 miliar. "Dan ini adalah penghargaan ketujuh kalinya secara berturut-turut," sebutnya. Sementara untuk total aset bank sebesar Rp 103,29 miliar atau meningkat sebesar 26,29 persen dari periode yang sama tahun 2018 Rp 81,79 miliar.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dalam sambutannya pada peringatan Milad Hikmah Wakilah, menyampaikan peran perbankan dalam suatu daerah sangat besar dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

Ia berharap dukungan dan kerja sama perbankan  untuk dapat menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran dengan terus memberikan kontribusinya. "Angka kemiskinan dan pengangguran  di Banda Aceh masing-masing masih diatas tujuh persen. Apalagi ditingkat provinsi kita masih di atas 15 persen lebih. Pemerintah dalam hal ini sangat berharap kontribusi perbankan dalam mengurangi angka kemiskinan," katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Banda Aceh, Bachtiar, Kabag ekonomi, M Ridha, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh, Aulia Fadhly,  perwakilan dari BI Aceh, dan industri perbankan lainnya.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved