Berita Aceh Utara
Dua Hari Tenggelam, Petani Aceh Utara Ditemukan Meninggal di Kawasan Ini
Asnawi dilaporkan tenggelam di Kuala Jambo Aye kawasan Desa Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa (17/9/2019) menjelang siang.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Yusmadi
Laporan Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Setelah dua hari tenggelam seorang petani asal Desa Meunasah Geudong Kecamatan Baktiya Aceh Utara Asnawi (45) ditemukan sudah meninggal di kawasan Kuala Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (18/9/2019) sekira pukul 16.20 WIB.
Diberitakan sebelumnya, Asnawi dilaporkan tenggelam di Kuala Jambo Aye kawasan Desa Bantayan Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Selasa (17/9/2019) menjelang siang.
Diduga Asnawi tenggelam karena dihempas ombak ketika berjaring di kuala itu.
Saat itu temannya korban, Salam (50) asal Desa Tanjong Dalam Utara Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara sempat melihat kejadian tersebut.
Namun, sayangnya tak sempat menolong karena ketika hendak berenang untuk menolong, korban sudah tenggelam.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, jenazah pria tersebut ditemukan dalam kondisi telungkup tiga kilometer dari lokasi tengelam.
Baca: Petani Aceh Utara yang Tenggelam di Kuala Jambo Aye belum Ditemukan
Baca: Ini Barang yang Ditemukan di Kuala Jambo Aye Setelah Petani Aceh Utara Tenggelam
Baca: Begini Proses Pencarian Petani Aceh Utara yang Tenggelam di Kuala Jambo Aye
Jenazah korban ditemukan pertama kali oleh nelaya, kemudian diberitahukan kepada tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Search And Rescue (SAR) dan Basarnas Pos Bireuen.
“Tim dari pagi sudah mencari korban dengan menyisir kawasan itu. Pencarian itu juga dibantu oleh Basarnas Pos Bireuen yang dipimpin Koordinator Budi Darnawan,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara Amir Hamzah kepada Serambinews.com.
Lalu pada sorenya jenazah korban ditemukan dalam kondisi telungkup.
Kemudian tim langsung membantu proses evakuasi korban ke darat.
Karena jarak ditemukan korban dengan lokasi tenggelam mencapai 3 kilometer.
“Jenazah korban yang disaksikan muspika kemudian dibawa pulang dengan ambulance,” ujar Amir Hamzah didampingi Komandan Satgas SAR Aceh Utara Hasbullah Ali.
Kemudian semua tim yang terlibat pencarian langsung kembali ke kantor di kawasan Landing Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara.
“Kita sangat berterimakasih kepada semua warga yang ikut membantu juga kepada petugas Basarnas Pos Bireuen yang sudah membantu mencari korban dari kemarin,” ujar Amir Hamzah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/petani-tenggelam-di-jambo-aye.jpg)