Sering Dianggap Sebagai Pekerjaan yang Sempurna, Mantan Pramugari Ini Ungkap Sisi Buruk Pekerjaannya

Dengan bekerja sebagai awak kabin pesawat, terlihat sebagai pekerjaan yang tampak glamor karena bisa berpergian ke berbagai tempat.

Sering Dianggap Sebagai Pekerjaan yang Sempurna, Mantan Pramugari Ini Ungkap Sisi Buruk Pekerjaannya
securitytoday.com
Ilustrasi pramugari 

Heather Poole menjelaskan dalam bukunya Cruising Altitude menjelaskan bahwa pramugari enggan mengambil waktu istirahat ketika sakit.

Menjadi sakit akan memiliki dampak serius yang ingin dihindari oleh banyak kru penerbangan.

Begitu awak kabin masuk dalam daftar sakit, seorang karyawan tersebut tidak diperbolehkan bepergian, bahkan sebagai penumpang di maskapai lain.

Dan ada beberapa maskapai yang mempunyai aturan bila kru mereka sakit tiga kali, maka maskapai akan memberikan surat peringatan tertulis.

Masalah kelelahan ini tidak terjadi dan berpengaruh pada pramugari saja.

Sebuah studi oleh London School of Economics dan Eurocontrol, sebuah organisasi manajemen lalu lintas udara internasional pada tahun 2016 menemukan bahwa lebih dari setengah pilot maskapai penerbangan Eropa menerbangkan pesawat ketika mereka lelah.

Angka mengungkapkan bahwa maskapai penerbangan berbiaya rendah cenderung memiliki persentase lebih tinggi pilot yang lelah daripada operator lama.

Setengah dari pilot yang ditanyai mengatakan kelelahan mereka tidak dianggap serius oleh maskapai mereka.

 (TribunTravel.com/GigihPrayitno)

Artikel ini telah tayang di Tribuntravel.com dengan judul Mantan Pramugari Ini Ungkap Sisi Buruk Pekerjaannya Sebagai Awak Kabin Pesawat

Editor: Ambar Purwaningrum

Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved