Pendidikan
Sejumlah Tokoh Lintas Lembaga Bahas Masa Depan Pendidikan Aceh
Menurut Haji Nanda sejak dilantik menjadi Kadisdik Aceh, pihaknya harus banyak belajar kepada para senior dan kolega sesama penanggung jawab pembangu
Penulis: Ansari Hasyim | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kadisdik Aceh Drs Rahmat Fitri HD MPA mengundang multipihak penyelenggara utama pendidikan di Aceh dalam acara “Kongkow Kopi Pagi” di aula Kantor Dinas Pendidikan Aceh, Kamis (19/9/2019).
"Sebagai Kepala Dinas saya menyampaikan terima kasih atas kebersamaan dan ukhwah yang tercipta dari kegiatan kecil ini," ujar Rahmat Fitri yang akrab disapa Haji Nanda.
Menurut Haji Nanda sejak dilantik menjadi Kadisdik Aceh, pihaknya harus banyak belajar kepada para senior dan kolega sesama penanggung jawab pembangunan pendidikan Aceh.
Sebab, kata dia, pendidikan harus dibangun secara bersama-sama sesuai tugas dan kewenangan masing masing.
"Semua pihak terkait harus mampu membangun peran berkolaboratif dan komunikasi intensif sehingga memiliki kesamaan cara pandang, bersikap dan bertindak dalam memajukan pendidikan Aceh," ujarnya.
Baca: Empat Gadis Cantik Ini Kakak Beradik Peserta MTQ Aceh dari Lhokseumawe, Mereka Juga Bersuara Merdu
Baca: VIRAL Kakek Nikahi Gadis Berusia 16 Tahun, Netizen: Pantes Cowok Muda Banyak yang Jomblo
Baca: Gara-Gara Kehadiran Mantan Pacar, Acara Pernikahan Jadi Ricuh, Para Tamu Sampai Baku Hantam
Disebutkan Aceh memerlukan SDM unggul sebagai pemicu pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai penghasil SDM tingkat menengah dipandang perlu mendapat perhatian yang serius dan terukur.
Salah satu yang menjadi hambatan adalah kekurangan jumlah guru produktif.
Pembahasan ini menjadi salah satu topik yang hangat dibicarakan para pihak.
Selain itu, juga muncul saran untuk mempercepat implementasi Inpres Nomor 9 tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK.
Sedangkan layanan pendidikan SMA perlu terus ditingkatkan daya saing yang lebih baik agar putra-putri Aceh memperoleh kesempatan memperoleh pendidikan tinggi pada perguruan tinggi papan atas dalam jumlah yang lebih banyak lagi.
Tampak hadir dalam acara Kongkow Kopi Pagi tersebut Dr M Jafar M Hum (Asisten 1 Setda Aceh), Drs H Daud Pakeh MM (Kakanwil Kemenag Aceh), Dr Muslihuddin MPd (Kepala LPMP Aceh), Drs Yusnaidi MPd (Sekretaris BAN-SM Provinsi Aceh) dan Prof Dr Abdi A Wahab MSc (Ketua MPA).
Kakanwil Kemenag Aceh Drs H Daud Pakeh juga menyampaikan kegembiraannya dengan adanya silaturahmi tersebut.
Dia menegaskan jajaran Kemenag Aceh siap mendukung gerakan peningkatan mutu pendidikan melalui upaya optimalisasi kinerja jajarannya.
Sementara Muslihuddin yang juga kepala LPMP Aceh menawarkan kerja kolaborasi dengan memaksimalkan pemanfaatan fasilitas yang dimiliki oleh lembaga yang dipimpinnya agar dapat lebih bersinergi.
Dalam kaitan hal tersebut, Haji Nanda meminta kesedian LPMP dan BAN-SM untuk bersama-sama dengan Dinas Pendidikan Aceh menyelaraskan data hasil pemetaan terhadap sekolah SMA dan SMK yang telah dilakukan selama ini untuk dijadikan bahan dalam menyusun rencana pengembangan menuju sekolah.
Semua peserta yang hadir terlihat akrab dan aktif terlibat dalam diskusi ringan, tapi sangat substantif sambil menikmati kopi dan nasi guri yang disiapkan panitia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pendidikan9.jpg)