BNI Syariah Lhokseumawe

BNI Syariah Lhokseumawe Tingkatkan Penyaluran Pembiayaan Produktif, Ini Target Pada Tahun 2019

Ia menyebutkan, per Juni 2019, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 31,66 triliun, tumbuh 26,03% atau bertambah Rp 6,54 triliun yoy.

BNI Syariah Lhokseumawe Tingkatkan Penyaluran Pembiayaan Produktif, Ini Target Pada Tahun 2019
DOK/BNI Syariah
DOK/BNI SYARIAH LHOKSEUMAWE BERI MATERI - Pemimpin BNI Syariah KC Lhokseumawe, Nur Sa’adah memberi materi kepada peserta pelatihan UMKM yang digelar BNI Syariah KC Lhokseumawe di Hotel Rajawali, Kota Lhokseumawe, Sabtu (21/9/2019). 

BNI Syariah Lhokseumawe Tingkatkan Penyaluran Pembiayaan Produktif, Ini Target Pada Tahun 2019

Laporan Saifullah | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - BNI Syariah berusaha meningkatkan pembiayaan produktif dengan memperdalam penetrasi ke bisnis kredit produktif.

Sampai Juni 2019, pembiayaan produktif menyumbang 53% dari total pembiayaan BNI Syariah. Pembiayaan produktif ini dibagi tiga kategori yaitu komersial, SME, dan mikro, di mana masing-masing menyumbang 28,9%, 18,8%, dan 5,3%.

Hal itu diungkapkan Pemimpin BNI Syariah KC Lhokseumawe, Nur Sa’adah saat menjadi pemateri pelatihan UMKM yang digelar BNI Syariah KC Lhokseumawe di Hotel Rajawali, Kota Lhokseumawe, Sabtu (21/9).

Ia menyebutkan, per Juni 2019, BNI Syariah telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 31,66 triliun, tumbuh 26,03% atau bertambah Rp 6,54 triliun yoy.

“Kontribusi pertumbuhan pembiayaan terbesar pada segmen komersial 75,41%, diikuti segmen mikro 26,72%, segmen produktif 13,09%, dan segmen konsumer 12,37%,” rincinya.

Pemilik Warung Kopi di Seulimuem Aceh Besar Meninggal Ditikam, Tersangka Diburu Polisi

Terungkap Penyebab Tabrakan Beruntun Dua Truk dan Satu Xenia di Simpang Upah Aceh Tamiang

Truk Pengangkut Semen Masuk Jurang di Seumadam Aceh Tamiang, Ini Dugaan Penyebabnya

Komposisi pembiayaan sampai triwulan II tahun 2019, paparnya, segmen konsumer sebesar Rp 14,53 triliun (45,90% dari total pembiayaan), segmen komersial Rp 9,14 triliun (28,88%), segmen produktif Rp 5,94 triliun (18,77%), segmen mikro Rp 1,69 triliun (5,34%), serta Hasanah Card Rp 352,61 miliar (1,11%).

“Dalam menyalurkan pembiayaan, BNI Syariah terus menjaga kualitas pembiayaan, di mana pada Juni 2019, rasio Non Performing Financing (NPF) sebesar 3,03 persen,” terang Nur Sa’adah.

“Sedangkan pertumbuhan pembiayaan hingga akhir tahun 2019, ditargetkan sebesar 15% yoy secara moderat,” ucapnya.

DOK/BNI SYARIAH LHOKSEUMAWE
FOTO BERSAMA - Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Lhokseumawe, Nur Sa’adah foto bersama dengan peserta pelatihan UMKM di Hotel Rajawali, Kota Lhokseumawe, Sabtu (21/9/2019).
DOK/BNI SYARIAH LHOKSEUMAWE FOTO BERSAMA - Pemimpin BNI Syariah Kantor Cabang Lhokseumawe, Nur Sa’adah foto bersama dengan peserta pelatihan UMKM di Hotel Rajawali, Kota Lhokseumawe, Sabtu (21/9/2019). (DOK/BNI SYARIAH LHOKSEUMAWE)

Terkait pelatihan UMKM, jelas Nur Sa’adah, merupakan salah satu upaya untuk mendukung pengusaha produktif UMKM di Indonesia.

Halaman
12
Penulis: Saifullah
Editor: Saifullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved