Bunda PAUD Ajak Warga Beralih ke Permainan Rakyat  

Bunda PAUD Aceh Besar, Hj Rahmah Abdullah mengajak seluruh pengelola Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini

Bunda PAUD Ajak Warga Beralih ke Permainan Rakyat   
FOTO HUMAS PEMKAB ACEH BESAR
Bunda PAUD Aceh Besar, Hj Rahmah Abdullah bersama sejumlah Bunda PAUD Kecamatan pada lomba apresiasi Bunda PAUD Se-Provinsi Aceh, belum lama ini. 

JANTHO - Bunda PAUD Aceh Besar, Hj Rahmah Abdullah mengajak seluruh pengelola Taman Kanak-Kanak (TK) maupun Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan juga masyarakat di Aceh Besar untuk beralih dari alat permainan edukatif (APE) modren ke permainan rakyat atau tradisional yang lebih terjamin aman  untuk digunakan.

"Kita harus beralih ke alat permainan edukatif tradisonal. Kita bisa manfaatkan apa yang ada di sekitar kita jadi sarana dan alat untuk permainan rakyat tersebut,” kata istri Bupati Aceh Besar Mawardi Ali kepada Serambi, Sabtu (21/9).

Rahmah mengatakan, selain lebih terjamin keamanannya, alat permainan edukatif tradisional cukup sederhana dan berbiaya murah. Pasalnya alat permainan itu umumnya dibuat dari bahan yang ada di sekitar lingkungan.

“Bahannya bisa terbuat dari batok kelapa, pelepah dan daun pisang, serta bahan-bahan yang mudah didapat,” ujarnya.

Selain itu, permainan tradisional juga sangat jauh dari bahan-bahan membahayakan, seperti kimia dan lain sebagainya. “Mari kita kembali ke permainan tradisional. Dengan menggalakkan permainan edukatif  tradisional ini kita bisa menjauhkan anak-anak dari permainan yang berbahaya seperti media-media game,” tandasnya.

Bunda PAUD Aceh Besar itu juga berharap, kedepan para guru PAUD dan TK harus mampu berinovasi dan berkreatif untuk memanfaatkan alat permainan edukatif tradisional yang merupakan salah satu komponen penting saat proses pembelajaran bagi anak usia dini.

"Alat permainan tradisional, selain warisan dari nenek moyang, juga memegang peranan sangat penting sebagai alat bantu pada proses pembelajaran dalam menstimulasi tumbuh kembang terhadap anak. Serta menjadi media untuk mengenalkan budaya yang pernah ada dimasyarakat kepada mereka," pungkas Rahmah Abdullah.(hab/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved