Rabu, 8 April 2026

Nenek 80 Tahun Jatuh ke Sungai

Ditemukan Selamat Setelah Hanyut Selama Tiga Jam

Mungkin ini yang disebut keajaiban. Seorang nenek yang usianya sudah 80 tahun, mampu bertahan hidup setelah sekitar tiga jam

Editor: hasyim
FOTO KIRIMAN WARGA
EVAKUASI - Warga mengevakuasi Aisyah yang terjatuh ke sungai di Gampong Lhok Keutapang, Pidie, Minggu (22/9/2019) 

Mungkin ini yang disebut keajaiban. Seorang nenek yang usianya sudah 80 tahun, mampu bertahan hidup setelah sekitar tiga jam terseret arus sungai. Ia ditemukan warga sedang berpegangan pada sebatang bambu.

Ibrahim terkejut saat datang tak menemukan ibunya di dalam rumah. Ia datang mengantar sarapan sebagaimana rutin selama ini ia lakukan. Maklum saja, ibunya, Aisyah Binti Amin, sudah renta. Usianya sudah mencapai 80 tahun.

Sama seperti hari-hari sebelumnya, pada Minggu (22/9) kemarin, ia datang sekitar pukul 07.00 WIB, dan seperti biasa ia selalu menemukan ibunya di dalam rumah. Tetapi pagi kemarin, ia sangat kaget karena tak menemukan Nek Aisyah.

Sambil memanggil-manggil, Ibrahim melanjutkan pencarian di sekeliling rumah. “Ibrahim mencari-cari ibunya di sekeliling rumah, namun tak juga ditemukan,” kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, kepada Serambi, Minggu (22/9).

Ibrahim pun mulai panik. Ia lantas menanyakan para tetangga, tetapi para juga mengaku tak melihat ibunya. Akhirnya, Ibrahim bersama masyarakat Gampong Lhok Keutapang dan anggota Polsek Pidie melakukan pencarian di seputaran gampong.

Sebab bisa saja, dengan usia yang sudah uzur tersebut, saat sedang berjalan-jalan ke luar rumah, Nek Aisyah lupa jalan untuk pulang.

Pencairan juga dilakukan di sungai yang lokasi tidak terlalu jauh dari rumah. Di sinilah baru ditemukan titik terang, tetapi sekaligus juga mencemaskan. Warga menemukan sepasang sandal milik Nek Aisyah. "Warga hanya menemukan sandal di pinggir sungai,” ucap Kapolres.

Kecemasan mulai melanda warga, terlebih Ibrahim. Apalagi kondisi air sedang keruh, meski arusnya tidak terlalu kencang. Mereka meyakini Nek Aisyah terjatuh ke sungai sehingga fokus pencarian kini beralih ke sungai.

Menurut Kapolres, warga melakukan pencarian dengan menyusuri sungai menggunakan alat seadanya. Alhamdulillah, sekitar pukul 09.00 WIB, atau tiga jam setelah diketahui menghilang, Nek Aisyah akhirnya ditemukan sekitar 100 meter lebih dari lokasi penemuan sandal.

Ia ditemukan dalam kondisi selamat dan sedang berpegangan pada sebatang bambu. "Warga bersama anaknya, Ibrahim, berhasil menemukan korban di dalam sungai dalam keadaan selamat,” ujar Kapolres.

Warga langsung mengevakuasi Nek Aisyah yang kondisinya sudah lemas. Di tubuhnya ditemukan sedikit luka ringan akibat terkena ranting-ranting bambu. “Aisyah kini dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina Sigli," imbuh Kapolres Andy Nugraha.(naz)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved