Berita Pidie
Puluhan Ekor Gajah Obrak-Abrik Tanaman Warga Glumpangtiga Pidie
Tanaman yang menjadi santapan hewan tersebut antara lain, pinang, pisang, serta cabai merah. Serangannya pun tak tanggung-tanggung, hampir semua...
Penulis: Abdullah Gani | Editor: Nurul Hayati
Adapun tanaman yang menjadi santapan hewan tersebut antara lain, pinang, pisang, serta cabai merah. Serangannya pun tak tanggung-tanggung, hampir semua tanaman punah digasaknya.
Laporan Abdullah Gani | Pidie Jaya
SERAMBINEWS,COM.MEUREUDU - Sekawanan gajah liar yang diperkirakan lebih dari 20 ekor, dalam sepekan terakhir mengobrak abrik tanaman warga, di kawasan Blang Sikunyet Lhok Gajah, Gampong Amud Masjid, Kecamatan Glumpangtiga, Pidie.
Amukan binatang berbelalai itu, sebut beberapa petani, sudah sangat meresahkan masyarakat.
Warga mengaku, kehabisan akal untuk menangkalnya.
Kendati pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sudah pernah turun ke lokasi, tapi hanya sekadar melihat-lihat saja dan setelah itu bergegas pulang.
Padahal, warga berharap, supaya gajah-gajah itu sesegara mungkin menghilang di kawasan tersebut.
Baca: Akibat Kabut Asap, Aktivitas di Bandara Cut Nyak Dhien Nagan Raya Terhenti Total
Zakaria Ahmad, salah seorang petani setempat kepada Serambinews,com, Senin (23/9/2019) melaporkan, serangan gajah sebenarnya sudah berlangsung sekitar empat bulan lalu.
Awalnya, lokasi pergerakan 'Po meurah' adalah di Kawasan Mampree, Gampong Rinti, Kecamatan Mutiara Timur.
Belakangan, kelompok gajah dimaksud pindah ke Amud Masjid, yang berjarak kurang lebih satu kilometer dari lokasi semula.
Adapun tanaman yang menjadi santapan hewan tersebut antara lain, pinang, pisang, serta cabai merah.
Serangannya pun tak tanggung-tanggung, hampir semua tanaman punah digasaknya.
Baca: Kabut Asap Makin Pekat di Lhokseumawe, Dinkes Bagikan 20 Ribu Masker
Terakhir, serangan muncul Senin (23/9/2019) pagi.
Sebanyak tiga ekor gajah yang lumayan besar, lanjut Zakaria, turun dari perbukitan menuju areal tanaman cabai merah yang kini menjelang berbunga.
Melihat gajah menuju kebun, beberapa petani yang kala itu sedang membuat pagar, terpaksa lari tunggang langgang menghindari amukan binatang dimaksud.
Meyakini suasana sudah aman, petani kembali ke kebun.
Tapi apa hendak dikata, hampir semua tanaman cabai porak poranda digerayangi gajah.
Kini, pupuslah harapannya untuk menuai hasil.
Nada sama juga dilontarkan beberapa rekannya secara terpisah.
Mereka berharap, perhatian dinas terkait untuk menangani gajah yang kian mengganas.
Kalak BPBD Pidie, Ir Diwan Ansari yang dihubungi Serambinews.com melalui ponselnya, tidak berhasil dikonfirmasi. (*)
Baca: UPDATE - BMKG Perkirakan Besok akan Turun Hujan, Berharap bisa Redakan Kabut Asap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gajah-rusak-tanaman-warga.jpg)