Jelang Persiraja vs Sriwijaya FC, Perang di Udara  

Stadion H Dimurthala, Lampineung, Jumat (27/9) malam akan menjadi pembuktian dua tim papan atas Wilayah Barat

Jelang Persiraja vs Sriwijaya FC, Perang di Udara   
IST

BANDA ACEH - Stadion H Dimurthala, Lampineung, Jumat (27/9) malam akan menjadi pembuktian dua tim papan atas Wilayah Barat, tuan rumah Persiraja dan Sriwijaya FC Palembang. Kedua tim akan bertemu dalam lanjutan Liga 2 musim 2019.

Tarung sarat gengsi ini dipastikan ditunggu oleh publik sepakbola Tanah Rencong. Betapa tidak, Laskar Wong Kito–julukan Sriwijaya FC–datang ke Banda Aceh dengan status pimpinan klasemen sementara. Besutan Kas Hartadi tersebut duduk manis di puncak setelah mengantongi nilai 37.

Sementara Lantak Laju bercokol di peringkat ketiga di bawah Persita Tangerang, dan Sriwijaya FC. Hingga pekan ke-18, Agus Suhendra dkk sukses mengumpulkan 33 angka. Tripoin terakhir diperoleh usai membekap perlawanan tuan rumah Blitar Bandung United FC, 3-0, di Stadion Siliwangi, Senin (23/9) petang.

Bagi Ferry Komul dkk, kedatangan Laskar Wong Kito memang sangat ditunggu. Bukan hanya pemain, Presiden Klub Persiraja, H Nazaruddin Dek Gam juga memberi perhatian khusus terhadap pertandingan Jumat malam. Buktinya, ketika menyerahkan hadiah usai menang di Bandung, Dek Gam menyatakan, bonus tersebut sebagai penyemangat melawan Sriwijaya.

Bukan rahasia lagi, selepas terjun bebas dari Liga 1 musim lalu, Sriwijaya langsung berbenah. Klub yang dulunya bernama Persijatim Jakarta Timur memanggil mantan pelatihnya, Kas Hartadi. Kecuali itu, mereka juga mengumpulkan sejumlah pemain bintang Liga 1.

Adalah mantan bek kanan timnas, Zulkifli Syukur, Hendra Ridwan, Yongki Ariwibowo, Airlangga ‘Renggong’ Sucipto, Yohanis Nabar, Ambrizal, Bobby Satria, Siswanto, Galih Sudaryono, plus mantan bintang SAD Uruguay, Yericho Christiantoko. So pasti, materi mereka memang komplit untuk level Liga 2.

Sriwijaya boleh berbusung dengan materi super wah. Namun, mereka harus hati-hati kala tampil di Lampineung. Ingat! Kolaborasi talenta lokal semisal Ferry Komul, Mukhlis Nakata, Assanur ‘Torres’ Rijal, Ikhwani Hasanuddin, Nurul Zikra, Agus Suhendra plus Fakhrurazi Kuba di bawah mistar, siap mencabik-cabik Sriwijaya.

Terlepas dari duel menarik ini, perhatian khusus harus diberikan untuk tarung antar pemain. Bahkan, penonton di Lampineung tak sabar  menunggu laga antara sayap kanan Persiraja, Assanur ‘Torres’ Rijal dengan striker jangkung Sriwijaya FC, Ahmad Ihwan. Kalau tak berlebihan, perang di udara akan menjadi tajuk perlagaan pekan ke-19 nanti.

Bukan rahasia lagi, Torres nangkring di daftar pencetak gol terbanyak bersama dengan Sirvi Arvani (Persita/12 gol), Rhezam Baskoro (Blitar United/9 gol), dan bintang Persik Kediri, Septian Bagaskara (9). Pemain asal Lambuegak, Kuta Cot Glie, Aceh Besar ini sukses mencetak 9 gol.

Dari sembilan gol koleksinya, pemain kelahiran 2 Maret 1996 mampu mencetak lima gol dari kerasnya tandukan kepala. Artinya, pemain terbaik Liga 3 tahun 2017 terhitung berbahaya kala dia memanfaatkan umpan dari kreasi sayap yang ditempati oleh Agus Suhendra, Ikhwani Hasanuddin, dan Nurul Zikra.

Sementara lawannya, Ahmad Ihwan tak kalah garang. Dari tujuh gol yang dilesatkan ke gawang lawan, sebanyak enam gol lahir dari tandukannya. Dan Persiraja takluk di Stadion Jakabaring juga melalui gol tunggal Ahmad Ihwan. Gol itu lahir dari sundulan  usai dia memenangkan duel udara dengan pemain bawah Persiraja, Luis Irsandi dan Andika Kurniawan.(ran)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved