Nova Instruksikan Pembagian Masker kepada Masyarakat  

Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk membagikan masker

Nova Instruksikan Pembagian Masker kepada Masyarakat   
IST
Nova Iriansyah, Plt Gubernur Aceh,

BANDA  ACEH  -  Plt  Gubernur  Aceh,  Ir  Nova Iriansyah MT menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) untuk  membagikan  masker  kepada  masyarakat  sebagai  pelind-ung pernafasan dari pencema-ran udara akibat asap. Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemerintah  Aceh  Saifullah  Ab-dulgani di Banda Aceh, Senin (23/9).

Menurut pria yang akrab disapa SAG itu, kabut asap yang tampak makin tinggi konsentrasinya di udara Kota Banda Aceh dan di sejumlah ka-bupaten/kota dapat mengancam saluran pernafasan masyarakat. Pen cemaran asap di udara, katan-ya, merupakan faktor risiko penya-kit iritasi dan acaman bagi saluran pernafasan. Gejalanya mulai peradangan alat pernafasan, batuk-batuk, dan bahkan sesak nafas. “Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah meli-hat fenomena asap yang pekat di udara se-bagai acaman bagi kesehatan, karena itu langsung mengintruksikan pem-bagian masker kepada masya-rakat,” kata SAG.

Selain mengintrusikan pem bagian masker dan me-minta masyarakat mengena-kannya, lanjut SAG, Nova juga menghimbau masyarakat un-tuk berperilaku hidup bersih dan sehat, mengurangi ak-tifitas di luar rumah bila tidak ada kegiatan yang mendesak, menutup celah rumah dengan kain basah, memperbanyak meng-konsumsi buah dan sayur, banyak minum air putih, cuci tangan dan masak makanan dengan baik, dan tidak menambah buruk situasi den-gan merokok. Apabila upaya-upaya pencegahan se-perti itu telah dilakukan namun mengalami gangguan kesehatan, SAG menghimbau agar segera meminta bantuan petugas keseha-tan di sarana pelayanan kesehatan terdekat. Ada baiknya masyarakat membawa Kartu BPJS Kesehatan saat ke luar rumah agar bisa mendapatkan pelayanan kesehatan darurat di mana saja.

“Sebaiknya Kartu BPJS Kesehatan selalu dibawa dalam situasi darurat asap saat ini,” kata SAG yang juga mantan humas Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) itu. Bagi MaskerSementara itu, BPBA bekerja sama den-gan Kodim 0101/BS, Polresta Banda Aceh, dan Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Aceh, langsung membagi-bagikan seki-tar 10.000 masker kepada pengguna jalan di dalam kawasam Kota Banda Aceh, Senin (23/9). Kepala Pelaksana (Kalak) BPBA, Ir Sun-awardi MSi mengatakan pihaknya langsung memerintahkan sekretaris, kepala bagian, dan kepala sub bagian di lingkungan BPBA untuk segera menindaklajuti secara teknis intruksi Plt Gubernur Nova Iriansyah pada kesempa-tan pertama.

“Kami langsung membagi-bagikan mas-ker kepada pengguna jalan raya di seputaran Simpang Lima dan Simpang Kodim, Kota Ban-da Aceh,” kata Sunawardi saat dikonfirmasi media ini. Sunawardi juga mengatakan akan melan-jutkan pembagian masker kepada masyarakat di kabupaten/kota yang terkena dampak asap kiriman akibat kebakaran hutan di Riau dan Pekan Baru. Ia mengaku mendapat informasi dari BMKG bahwa kabut asap yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh merupakan asap kiriman akibat bencana kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau dan Pekan Baru.

“Kami bertindak cepat sesuai intruksi Ba-pak Plt Gubernur Aceh untuk melindungi ma-sya rakat dari serangan asap tersebut,” pung-kas Sunawardi.Bantah LiburkanDisisi lain, Kepala Biro Humas dan Pro-tokol Sekretariat Daerah Aceh, Muhammad Iswanto, juga menyampaikan klarifikasi men-genai beredarnya pesan di media sosial ten-tang imbauan meliburkan aktivitas kantor hingga sekolah akibat asap. Menurut Iswanto, informasi yang men-gatasnamakan Plt Gubernur Aceh itu adalah hoaks.

 “Himbauan yang mengatasnamakan Plt Gubernur terkait meliburkan kegiatan kan-tor dan sekolah akibat kebakaran hutan itu ti-dak benar alias hoaks,” ujar Iswanto di Banda Aceh, Selasa, (24/9).Iswanto menyampaikan bahwa pesan edaran itu dibuat berkaca pada keadaan kabut asapyang masih mengkhawatirkan kesehatan di Aceh. Ada lima imbauan dalam edaran itu.Salah satu poin imbauan dalam pesan edaran yang mengatasnamakan Plt Gubernur itu adalah mengimbau agar seluruh karyawan, PNS, PTT, dan BUMN di wilayah Aceh agar meliburkan aktivitasnya mulai tanggal 23 Sep-tember 2019. Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh itu memastikan, Plt Gubernur tidak pernah sama sekali mengeluarkan himbauan seperti yang tertera dalam pesan tersebut. (adv)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved