Salam

Premi JKA Rp 1,1 T Siapa Pemanfaatnya?  

Kepala Inspektorat Aceh, Ir Zulkifli mengatakan, program JKA perlu dievaluasi karena anggarannya terus meningkat setiap tahun

Premi JKA Rp 1,1 T Siapa Pemanfaatnya?   
FACEBOOK
Anggota DPRA, Asrizal H Asnawi. 

Pemerintah pusat memberikan kuota sebanyak 2,1 juta peserta JKN untuk Aceh. Jika kuota ini dikurangi dengan penduduk miskin di Aceh sebanyak 830.000 orang, maka masih surplus 1.250.000 orang.

Kemudian Pemerintah Aceh membuat program yang sama dengan menanggung 2 juta orang peserta asuransi kesehatan melalui program JKA.

Jadi total ada 4,1 warga Aceh yang preminya ditanggung negara, di luar raturan ribu orang lainnya yang jadi peserta mandiri.

Naiknya jumlah premi JKA sampai 100 persen tentu akan menjadi beban yang sangat serius bagi APBA.

Karena ini memang beban yang wajib dialokasikan setiap tahun, maka perlu dievaluasi pemanfaatannya.

Jangan-jangan kepesertaannya ada yang tercatat ganda, fiktif, atau orang-orang yang sudah meninggal masih tercatat sebagai peserta JKA.

Yang lebih penting lagi, untuk mengetahui apakah dana itu betul-betul untuk melayani kesehatan orang yang berhak atau malah lari ke orang-orang yang tidak berhak?

Jadi, kita sangat sepakat jika anggaran dan data kepesertaan JKA dan JKN di Aceh dievaluasi.

Salah satu pintu masuknya tentu menggunakan mekanisme pengawasan oleh DPRA.

Dan, langkah pertamanya adalah membentuk pansus. Ini merupakan cara paling simpel dan cepat, tidak berbelit-belit.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved