Habis habisan di Semifinal  

Semua ingin ke final! Motivasi itulah yang membuat semua tim yang berlaga saat fantastic four kemarin mencurahkan seluruh energinya

Habis habisan di Semifinal   
IST
Garda SMKN 1 Banda Aceh, Devi Maulida mencoba menerobos barikade panjagaan lawan 

Banda Aceh – Semua ingin ke final! Motivasi itulah yang membuat semua tim yang berlaga saat fantastic four kemarin mencurahkan seluruh energinya untuk bisa mencapai target masing-masing. SMA Methodist Banda Aceh salah satunya, mereka mempunyai misi untuk menjadi tim yang terkuat di Banda Aceh dan mengobati rasa sakit kegagalannya menjadi champion musim lalu. Berbeda lagi dengan SMKN 1 Banda Aceh yang ingin mengulang kemenangan dan back-to-back champion musim ini. Kini tinggal satu langkah lagi menuju pembuktian siapa tim yang paling kuat di Honda DBL Aceh Series 2019

 Champion Musim Lalu Terus Mendominasi

Aura juara masih terpan-car dari para skuad SMKN 1 Banda Aceh saat mere-ka melakoni laga melawan SMAN 2 Banda Aceh. Mere-ka menerobos masuk men-jadi finalis Honda DBL Aceh Series 2019 setelah menga-lahkan Banta Muda sebutan SMAN 2 Banda Aceh dengan skor telak 63-29.

Tak perlu main terlalu ngotot, SMKN 1 Banda Aceh yang mempunyai tim den-gan kekuatan merata terse-but langsung tancap gas sejak kuarter pertama. Dim-ulai dengan adu free throw setelah foul yang dilakukan kedua tim, kapten SMKN 1 Banda Aceh Auza Risma langsung melakukan fast break untuk membobol per-tahanan lawan. Dua poin tercipta dari serobotan terse-but. Dominasi sudah terlihat, SMKN 1 Banda Aceh memi-mpin dengan skor 16-4 di kuarter awal.

Semakin tak terkendali, SMKN 1 Banda Aceh sangat produktif di kuarter kedua ini. Duet sang kapten dan garda terbaik mereka, Sella Amalina menjadi sosok yang berperan penting di kuarter ini. Sementara Banta Muda sedikit kewalahan melihat permainan cepat SMKN 1 Banda Aceh hingga buzzer kuarter akhir berbunyi.“Saya memuji permain-an bagus anak-anak, mes-ki tim lawan juga cukup impresif. Semoga menjadi langkah baik untuk men-yambut final nanti,” kata pelatih SMKN 1 Banda Aceh, Angga Ramadhana.

Smansa Bermain Lebih Dominan

Laga terakhir babak fan-tastic four mempertemukan duel tuan rumah, SMAN 1 Banda Aceh kontra SMAN 2 Banda Aceh. Pertandingan yang paling ditunggu-tung-gu ini memang tersaji cukup ketat.

Gengsi untuk mem-perebutkan tiket final yang membuat mereka bermain all out.Smansa jeumpa puteh, sebutan SMAN 1 Banda Aceh tampil menggebrak sejak menit pertama. Seran-gan yang mereka berikan selalu merepotkan lawan. Permainan cepat yang mer-eka peragakan dibalas se-rupa oleh lawannya SMAN 2 Banda Aceh.

Berlanjut di kuarter kedua performa kedua tim masih tetap per-kasa. Namun Smansa sedik-it lebih dominan. Perolehan 15 poin membuat mereka semakin percaya diri. Pun-caknya pada kuarter ke-tiga, barisan pertahanan Banta Muda diperketat agar Smansa tak mudah men-erobosnya. Serangan betu-bi-tubi dari kedua tim mem-buat margin skor mendekat 45-30 hingga akhir kuarter ketiga.

Namun keadaan tak kunjung membaik hingga kuarter penentu berakhir. Dengan kedaan fisik yang sudah terkuras membuat produktivitas poin makin menipis. Pertandingan bera-khir dengan kedudukan 47-38 untuk keunggulan SMAN 1 Banda Aceh.Pelatih SMAN 1 Banda Aceh, Muhammad Yudhi senang dengan keberhasilan timnya lolos ke babak final. “Permainan mereka cukup stabil, kami sangat siap un-tuk menyongsong final be-sok lusa (28/9),” imbuhnya.

Halaman
123
Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved