Puncak Adu Gengsi di Banda Aceh

Waktunya pem-buktian di laga final! Setelah melewati perjalanan yang cukup menguras tenaga sejak babak penyisihan

Puncak Adu Gengsi di Banda Aceh
IST

Banda Aceh - Waktunya pem-buktian di laga final! Setelah melewati perjalanan yang cukup menguras tenaga sejak babak penyisihan, dua pertarungan sarat gengsi akan tersaji hari ini (28/9) di GOR Unsyiah. Memper-temukan tim basket putri SMA Methodist Banda Aceh melawan SMKN 1 Banda Aceh yang men-jadi ulangan laga final tahun lalu, serta final putra SMA Meth-odist Banda Aceh yang menant-ang SMAN 1 Banda Aceh.

Laga final ini begitu men-egangkan sebab masing-masing tim memiliki misi khusus yang harus diselesaikan. SMKN 1 Banda Aceh misalnya, mereka sudah sangat siap sejak awal melangkahkan perjalanan di Honda DBL musim ini. Targetn-ya tinggi. Back to back champion haruslah mereka raih. Angga Ra-madhana, pelatih SMKN 1 Banda Aceh mengaku sudah siap untuk menghadapi Methodist, sebu-tan SMA Methodist Banda Aceh.

Meski melihat pertandingan be-sok tidaklah mudah, namun dia tetap optimis.“Persiapan sudah kami atur dari jauh hari untuk menjaga tahta champion tetap berada di kami,” ujarnya. SMKN 1 Banda Aceh tampil gemilang tahun ini. Tiga lawan sebelumnya mereka libas dengan margin poin yang jauh, rata-rata diatas 20 poin.

Saat melawan SMAN 2 Banda Aceh saat semi-final lalu mis-alnya. Mereka menyudahi perlawanan Banta Muda, sebutan SMAN 2 Banda Aceh dengan skor 63-29.Lawannya, tim basket putri SMA Methodist Banda Aceh juga tak kalah produktif untuk uru-san poin. Tim yang dinahkodai oleh Daniel Afandi ini mengemas 99 poin dari dua pertandingan sebelumnya.

Bukan hanya itu, field goal tim ini mencapai 38% dengan didomi-nasi tembakan tiga poin. Mi-chele tayli, sang kapten menjadi sosok penting yang patut diwaspadai oleh lawannya. Sebab pro-duktifitas poinnya begitu tinggi serta ditambah kelincah-annya menyerobot bola dari tan-gan lawan.Selanjutnya pertandingan seru juga tersaji di final putra.

Tim Smansa Jeumpa Puteh, sebutan SMAN 1 Banda Aceh merasa bahwa tahun ini adalah tahun terbaiknya. Skuad yang mempunyai skill merata mem-buat coach Muhammad Yudi se-dikit tenang untuk menyambut laga final hari ini. Namun ada yang harus diwaspadai dari tim lawan, yaitu defense yang cukup tebal untuk diruntuhkan. “Anak-anak sudah menunggu hari ini, kami tidak akan lengah sedikit-pun dan tidak akan melewatkan momen untuk bisa menciptakan poin,” kata pelatih berusia 25 ta-hun ini.Sedangkan tim putra SMA Methodist Banda Aceh memang pernah merasakan atmosfer pertandingan final, yaitu musim lalu.

Methodist tak kesulitan da-lam meraih kemenangan di tiap pertandingan. Terlebih mereka selalu tampil dominan atas lawa-nnya. Mengemas total 155 poin sepanjang tiga pertandingan se-belumnya, Methodist merupa-kan tim dengan pencapaian free throw tertinggi sebanyak 55.3% . “Kami tak ingin mengulang keg-agalan tahun lalu, jadi targetnya sudah pasti, putra putri kami kawin gelar,” imbuh Daniel Afan-di, coach tim basket Methodist. (*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved