Sains

Ampuh Kendalikan Unjuk Rasa, Gas Air Mata Ternyata Sudah Digunakan Sejak 1914

Penggunaan gas air mata dimulai sejak Agustus 1914, saat tentara Perancis menembakkan granat berisi gas kepada prajurit Jerman di kawasan perbatasan.

Ampuh Kendalikan Unjuk Rasa, Gas Air Mata Ternyata Sudah Digunakan Sejak 1914
KOMPAS.COM/GARRY LOTULUNG
Polisi melontarkan gas air mata saat kericuhan dalam unjuk rasa di Depan Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). 

SERAMBIINEWS.COM - Gas air mata hingga saat ini masih ampuh untuk mengendalikan para pengunjuk rasa.

Siapa sangka, penggunaan gas air mata dimulai sejak Agustus 1914, dimana para tentara Perancis menembakkan granat berisi gas kepada prajurit Jerman di kawasan perbatasan.

Perang yang disebut sebagai “Battle of the Frontiers” itu menjadi momen di mana gas air mata digunakan di berbagai belahan dunia.

Granat berisi gas tersebut merupakan buah karya ahli kimia Perancis. Tujuan dibuatnya granat tersebut adalah untuk mengendalikan huru-hara, dan itu tidak berubah sampai saat ini.

Situs berita The Atlantic mengatakan, granat berisi gas tersebut digunakan untuk membuat mundur barikade.

Gas tersebut menimbulkan beragam reaksi seperti sakit mata, masalah pernafasan, iritasi kulit, pendarahan, bahkan kebutaan.

Granat berisi gas tersebut kemudian dikenal sebagai tear gas (gas air mata), atau lachrymator.

Situs Encyclopedia Britannica mengatakan bahan utama dalam gas air mata adalah halogen sintetis, cairan yang bisa ditembakkan lewat beberapa senjata seperti granat dan spray.

Semenjak ditemukan, keberadaan gas air mata menjadi “musuh” bagi para tentara. Hampir bisa dipastikan para tentara akan meninggalkan pimpinan dan jenderalnya saat ditembakkan gas air mata.

Adalah Amos Fries, pemimpin dari Chemical Welfare Service US Army mengembangkan teknologi agar gas air mata bisa digunakan tak hanya di medan perang.

Halaman
123
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved