Luar Negeri

Kisah Safiullah Jadi Korban Kekejaman Taliban, Jarinya Dipotong Taliban karena Memilih dalam Pemilu

Safi menunjukkan kedua jari telunjuknya, dengan salah satu terdapat bekas tinta pemilu, sementara jari telunjuk lainnya seperti tak lengkap.

Kisah Safiullah Jadi Korban Kekejaman Taliban, Jarinya Dipotong Taliban karena Memilih dalam Pemilu
REUTERS / TWITTER / SAFIULLAH SAFI
Pria Afghanistan, Safiullah Safi menunjukkan dua jari telunjuknya setelah menggunakan hak suaranya dalam pemilihan presiden 2019. (REUTERS / TWITTER / SAFIULLAH SAFI) 

SERAMBINEWS.COM, KABUL - Seorang pria Afghanistan bernama Safiullah Safi mengunggah sebuah foto yang menunjukkan bahwa dirinya telah memilih dalam pemilu presiden 2019, pada Sabtu (28/9/2019) lalu.

Dalam foto yang diunggahnya di akun Twitter itu, Safi menunjukkan kedua jari telunjuknya, dengan salah satu terdapat bekas tinta pemilu, sementara jari telunjuk lainnya seperti tak lengkap.

Safi memang menjadi salah satu korban kekejaman kelompok Taliban, yang memotong ujung jari telunjuknya karena dia menggunakan hak pilihnya dalam pemilu 2014 silam.

Namun hal itu tampaknya tak membuat Safi menyesali keputusannya memilih.

Hal itu ditunjukkannya dengan kembali melakukan hal serupa pada pemilu presiden 2019 kali ini.

"Saya tahu itu adalah pengalaman yang menyakitkan, tapi itu hanya sebuah jari," kata Safi kepada Reuters, yang menghubunginya via telepon.

"Tapi saat datang untuk masa depan anak-anak dan negara saya, saya tidak akan duduk bahkan jika mereka memotong seluruh tangan saya," tambah Safi.

Safi mengisahkan bagaimana pada 2014, sehari setelah pemungutan suara, dia melakukan perjalanan dari Kabul ke kota Khost di timur.

Saat itu jari telunjuknya masih membekas sisa tinta tanda bahwa dirinya telah menggunakan suaranya dalam pemilu dan hal itu ketahuan oleh anggota Taliban.

"Taliban menarik saya keluar dari mobil dan membawa saya menjauh dari jalan menuju tempat di mana mereka menggelar pengadilan," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved