Video

Video - Budidaya Jamur Tiram, Santai Tapi Menghasilkan. Zulfirman Pemasok Tunggal di Aceh Singkil

Pria berstatus sarjana hukum ini membanderol Rp 30 ribu untuk setiap kilogram jamur tiram, dengan produksi perharinya lima kilogram.

Pria berstatus sarjana hukum ini membanderol Rp 30 ribu untuk setiap kilogram jamur tiram, dengan produksi perharinya lima kilogram.

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL – Bermula dari keisengan, Zulfirman akhirnya serius menggeluti budidaya jamur tiram.

Memanfaatkan bagian samping rumah orang tuannya di Desa Pulo Sarok, Singkil, kini ia bahkan menjadi satu-satunya pemasok jamur Tiram di Aceh Sngkil.

Usaha yang sudah dijalaninya setahun setengan itu kini memiliki konsumen tersendiri, mulai dari rumah tangga hingga rumah makan.

Pria berstatus sarjana hukum ini membanderol Rp 30 ribu untuk setiap kilogram jamur tiram, dengan produksi perharinya lima kilogram.

Bagi Zulfirman, budidaya jamur tidak menggu aktivitasnya dan tetap masih bisa bersantai dengan teman-temannya, atau bekerja freelance di perusahaan konsultan.

Saat ini, jamur tiram yang dibudidayakan Zulfirman bahkan menjadi menjadi menu favorit di Cefe Mesenina, pusat kuliner Puja Sera, Singkil.

Jamur itu diolah menjadi jamur krispi dan menjadi cemilan sambil nongkrong menyaksikan live musik pada akhir pekan.

NARATOR: ILHAM
EDITOR: REZA MUNAWIR

Baca: Video - Aneka Oleh-Oleh Aceh Singkil Produksi Perajin, Kaligrafi Kain Kasab Kental Nuansa Etnik

Baca: Menanti Eksekutif  dan Legislatif yang Harmonis

Baca: Video - Buron Empat Bulan, Mafia Sabu Tewas Ditembak BNN

Penulis: Dede Rosadi
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved