Berita Banda Aceh

Buntut Penggerebekan Nyabu di Hotel, Pemko Banda Aceh Akan Tugaskan Polisi WH di Hotel Berbintang

“Kita sedang berkoordinasi dengan Forkopimda untuk menempatkan Polisi WH kita di situ, di hotel-hotel berbintang sehingga bisa dikawal terus..."

Buntut Penggerebekan Nyabu di Hotel, Pemko Banda Aceh Akan Tugaskan Polisi WH di Hotel Berbintang
FOR SERAMBINEWS.COM
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman tampaknya tak main-main dengan pelanggaran syariat atau pelanggaran pidana lainnya di Banda Aceh.

Kasus penggerebekan oknum TNI bersama beberapa anggota dan masyarakat biasa yang sedang nyabu di dua kamar hotel berbintang di Banda Aceh pekan lalu, membuat Aminullah mengambil sikap tegas.

Aminullah menegaskan, bahwa Pemko Banda Aceh akan segera menugaskan atau menempatkan personel atau Polisi Wilayatul Hisbah (WH) di hotel-hotel berbintang, guna mengawal agar tidak adanya pelanggaran syariat di sana.

Baca: Rumah Asnawi, Wartawan Serambi di Aceh Tenggara Dibakar, Hasil Labfor Mabes Polri Cabang Medan

“Kita sedang berkoordinasi dengan Forkopimda untuk menempatkan Polisi WH kita di situ, di hotel-hotel berbintang sehingga bisa dikawal terus.

Setelah kita kroscek kasus kemarin, rasanya kita perlu menempatkan orang di situ,” kata Aminullah kepada wartawan seusai menghadiri pelantikan Ketua DPRK Kota Banda Aceh, Selasa (8/10/2019).

Untuk tahap awal ini, kata Aminullah, Pemko Banda Aceh akan menempatkan dua personel di hotel-hotel berbintang yang rawan terjadinya pelanggaran.

Aminullah juga tak menampik bahwa cukup banyak hotel di Banda Aceh. ‘Tapi yang rawan dulu kita tempatkan,” katanya.

Baca: TKI yang Bekerja di Kebun Sawit Ini Tewas Diterkam Buaya di Malaysia, Hanya Ditemukan Potongan Tubuh

Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu (2/10/2019) dini hari, aparat gabungan termasuk Polisi Militer Kodam IM menangkap 10 orang yang diduga sedang melakukan pesta sabu di dua kamar di salah satu hotel berbintang di kawasan Lampineung, Banda Aceh.

Dari 10 orang itu, merupakan lima laki-laki dan lima perempuan.

Terdapat juga empat oknum TNI dengan salah satu pangkat tertinggi di antaranya adalah letnan kolonel.

Sedangkan enam lainnya, merupakan mahasiswi dan pekerja swasta.

Akibat perbuatannya itu, empat oknum TNI kini ditahan di instalasi tahanan militer (stal tahmil) Pomdam IM.

Sedangkan yang lainnya diserahkan ke Polda Aceh. (*)

Baca: Kepala BNN Pusat Canangkan Gampong dan Sekolah Bersih Narkoba di Aceh

Penulis: Subur Dani
Editor: Hadi Al Sumaterani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved