Persiraja Catat Rekor Sempurna di Kandang
Persiraja mencatat kemenangan sempurna dalam kompetisi Liga 2 musim 2019 setelah tak pernah kalah
BANDA ACEH - Persiraja mencatat kemenangan sempurna dalam kompetisi Liga 2 musim 2019 setelah tak pernah kalah ketika tampil di kandang. Dalam duel terakhir di Stadion H Dimurthala, Lampineung, tadi malam, Agus Suhendra dkk menang atas PSCS Cilacap, 2-1.
Bagi Hendri Susilo, hasil tanpa kekalahan bermain di depan publik sendiri lebih baik dari musim 2018. Kala itu, Persiraja harus puas ditahan imbang tim promosi, Persik Kendal 0-0. Kecuali itu, skuad Cilegon United juga mampu membawa pulang satu poin saat menahan draw Persiraja 0-0.
Tambahan tiga poin memastikan Lantak Laju–julukan Persiraja--lolos ke babak delapan dari wilayah barat. Bonden Kutaraja langsung bergabung bersama Persita Tangerang (41), dan Sriwijaya FC Palembang , Sumatera Selatan (40). Kini, Persiraja bercokol di puncak dengan 42 poin.
Praktis, satu tiket tersisa akan diperebutkan oleh Perserang Serang (33), PSCS Cilacap (33), dan PSMS Medan (31). Peluang besar tetap menjadi milik Ayam Kinantan–julukan PSMS–karena masih punya dua laga kandang. Legimin Rahadjo dkk akan menjamu BaBel United FC (12/10), dan Persiraja (17/10).
Jujur saja, dalam duel pamungkas di kandang, Persiraja menang dramatis. Gol Lantak Laju ditentukan berkat aksi solo-run pemain pengganti, Eriyanto. Masuk menggantikan posisi Ikhwani, mantan bek kanan PSPS Riau sukses menjebol gawang Ravi Murdianto dua menit menjelang pertandingan berakhir.
Empat menit menjelang turun minum, Persiraja membuka gol kemenangan melalui sepakan Assanur ‘Torres’ Rijal setelah memanfaatkan umpan akurat Defri Rizky. Bagi pemuda asal Lambeugak, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, ini merupakan gol ke-11 musim 2019. Kini, Torres hanya selisih dua gol dari striker Persita, Sirvi Arvani.
Sebenarnya, pada menit 55, PSCS Cilacap sempat menerbitkan harapan untuk membawa pulang satu poin dari kandang Persiraja. Betapa tidak, Arief Yulianto berhasil menjebol gawang tuan rumah yang dijaga oleh Fakhrurazi Kuba. Marka 1-1.
Bahkan, untuk memperbesar peluang lolos ke babak delapan besar, PSCS Cilacap juga menarik kiper cadangan, Muhammad Ridho dan memasukkan Ravi Murdianto. Masuknya mantan kiper timas U-19 tersebut mengisyaratkan jika tim tamu memilih untuk bertahan total.
Tapi, usaha mereka gagal dua menit menjelang waktu normal. Bek kanan Persiraja, Eriyanto mampu hadir menjadi mimpi buruk bagi Ravi Murdianto. Hentakan mantan kapten Milan Junior Camp Day Tournament 2010 itu, mendarat mulus ke gawang tim tamu. Hingga wasit Suma asal DKI Jakarta mengakhiri laga, Lantak Laju menang 2-1.(ran)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pemain-persiraja-meluapkan-kegembiraan.jpg)