Breaking News:

Orangtua Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal Dunia di IAIN Surakarta, Ayah dan Ibunya Sampai Nangis

Suasana duka mengiringi prosesi wisuda ke-42 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta pada Minggu (6/10/2019) lalu.

Editor: Faisal Zamzami
Instagram/@iain.surakarta
Tangkapan layar penyerahan selempang dan ijazah Syahrul Mubarok yang diwakili ayahnya, Sarifuddin.(Instagram/@iain.surakarta) 

Dia mampu mengikuti perkuliahan dan menyelesaikannya tepat waktu.

Nilai indeksnya pun juga membanggakan.

Syahrul lulus cumlaude dengan IPK 3,70.

Nugroho menceritakan, saat prosesi penyerahan ijazah dan selempang, wisudawan dan tamu yang datang turut meneteskan air mata.

"Pada nangis semua. Pak rektor IAIN juga ikut nangis," ujar dia.

Panitia, sambung Nugroho, telah menyiapkan acara khusus prosesi wisuda Syahrul.

"Sebelum mewisuda yang lain, yang pertama yang diwisuda almarhum," tutur dia.

Kisah Serupa

Saat nama Rina Muharrami dipanggil MC sang bapak tersebut menghampiri podium dan seperti layaknya mahasiswa lain, Rektor UIN Ar Raniry Prof Warul Walidin menyerahkan sebuah map tanda kelulusan sebagai sarjana. (SERAMBINEWS.COM/IST) ()
Saat nama Rina Muharrami dipanggil MC sang bapak tersebut menghampiri podium dan seperti layaknya mahasiswa lain, Rektor UIN Ar Raniry Prof Warul Walidin menyerahkan sebuah map tanda kelulusan sebagai sarjana. (SERAMBINEWS.COM/IST) 

Inilah kisah Rina Muharrami, mahasiswi yang seharusnya hadir menerima tanda ijazah dari rektor pada akhirnya harus digantikan ayahnya, karena mahasiswi yang bersangkutan telah tiada.

Kisah mengharukan ini terekam dalam sebuah video yang diunggah akun instagram UIN Ar Raniry, Rabu (27/2/2019) dalam sebuah kegiatan hari kedua wisuda mahasiswa UIN Ar Raniry di kampus tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved