Berita Banda Aceh

Dianggap Provokatif, Polda Aceh Ringkus Mahasiswa Pembuat Grup WhatsApp G30S STM Bangkit

MIK ditangkap polisi karena diduga telah membuat grup Whatsapp G30S STM Bangkit saat demo besar-besaran terjadi di Jakarta pada 25 September 2019

Dianggap Provokatif, Polda Aceh Ringkus Mahasiswa Pembuat Grup WhatsApp G30S STM Bangkit
Serambi
MIK (30) pemuda asal Aceh Utara yang dibekuk polisi karena kasus tindak pidana ITE memberi statemen kepada awak media seusai konferensi pers di Mapolda Aceh, Rabu (10/10/2019). SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI 

MIK ditangkap polisi karena diduga telah membuat grup Whatsapp G30S STM Bangkit saat demo besar-besaran terjadi di Jakarta pada 25 September 2019

Dianggap Provokatif, Polda Aceh Ringkus Mahasiswa Pembuat Grup Whatsapp G30S STM Bangkit

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Polda Aceh melalu Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Aceh kembali menangani kasus tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE).

Belum lama ini, tepatnya tanggal 3 Oktober 2019, personel Dit Reskrimsus Polda Aceh di bawah unit cyber crime meringkus seorang pemuda asal Nisam Antara, Aceh Utara, yang juga masih berstatus mahasiswa, berinisial MIK (30).

MIK ditangkap polisi karena diduga telah membuat grup WhatsApp (WA) G30S STM Bangkit saat demo besar-besaran terjadi di Jakarta pada 25 September 2019.

Grup yang beranggotakan lintas provinsi itu dimanfaatkan pelaku untuk menyebar konten-konten provokasi berkaitan dengan demo yang berakhir ricuh saat tolak RUU KUHP dan KPK pada 25 September 2019 lalu.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono didampingi Dir Reskrimsus Polda Aceh, Kombes Pol T Saladin, menyampaikan hal ini dalam konferensi pers di Polda Aceh, Rabu (9/10/2019).

"Pada tanggal 25 September 2019, terduga telah membuat grup WhatsApp G30S STM Bangkit dengan nomor HP 082278343837 untuk menyebarkan konten-konten yang mengandung unsur provokasi ajakan untuk demo atau SARA,"  kata Kombes Pol Saladin. 

Baca: Bos Sabu Bersama Anak dan Menantunya Jalani Sidang Pamungkas, Kasus 70 Kg Sabu dan 3 Kg Ekstasi

Baca: MPU Aceh Keluarkan Fatwa Haram Terkait Paham Radikalisme dan Intoleransi dalam Beragama

Baca: Hotman Paris Tinggalkan Sidang Demi Nikita Mirzani, Sempat Nyium

Menurut Ery, selain membuat grup Whatsapp, pelaku juga membuat grup di Facebook dengan nama Revolusi Mental.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved