Feature

Pagi Kelabu di Jembatan Gantung, Sepmor yang Membawa Ibu Beranak Terjun ke Sungai Bersama Pemiliknya

Saridayani mengaku, saat kejadian dia membonceng ibu dan anaknya menggunakan sepeda motor jenis matic. Pas di tengah jembatan, tiba – tiba...

Pagi Kelabu di Jembatan Gantung, Sepmor yang Membawa Ibu Beranak Terjun ke Sungai Bersama Pemiliknya
SERAMBINEWS.COM/ TAUFIK ZASS
Korban ambruknya Jembatan Gantung Gampong Subarang, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan sedang dirawat di RSUD-YA Tapaktuan, Kamis (10/10/2019). 

Saridayani mengaku, saat kejadian dia membonceng ibu dan anaknya menggunakan sepeda motor jenis matic. Pas di tengah jembatan, tiba – tiba tali penyangga putus dan mereka terjatuh ke bawah.

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Saridayani (35), salah seorang dari lima korban insiden putusnya tali penyangga jembatan gantung Gampong Subarang, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (10/10/2019) terbaring lesu di Ruang IGD Rumah Sakit Umum Daerah dr Yuliddin Away (RSUD-YA) Tapaktuan.

Wajahnya masih terlihat pucat dan trauma, atas insiden yang terjadi pukul 08.00 WIB itu.

Kepada Serambinews.com, Saridayani mengaku, saat kejadian dia membonceng ibu dan anaknya menggunakan sepeda motor jenis matic.

Pas di tengah jembatan, tiba – tiba tali penyangga putus dan mereka terjatuh ke bawah.

“Kami terjatuh ke bawah, sedangkan motor nyangkut di jembatan,” ungkapnya mengenang kejadian naas itu.

Dia mengaku, tidak berfirasat buruk, saat melintasi jembatan tersebut.

Baca: Menko Polhukam Wiranto Ditusuk di Pandeglang, Satu Polisi Jadi Korban, Begini Kronologisnya

Sebab selama, ini dirinya setiap hari melintas jembatan tersebut.

“Memang kondisi talinya sudah berkarat. Namun mau bagaimana, cuma itu jembatan satu – satunya menuju Gampong Madat,” terangnya.

Halaman
12
Penulis: Taufik Zass
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved