Berita Banda Aceh

Tugas Pertama Dek Gam: Diminta Selesaikan Masalah Kelangkaan Air Bersih di Leupung

Anggota DPR RI, Nazaruddin Dek Gam langsung mendapatkan tugas pertama dari masyarakat tanah kelahirannya di Kecamatan Leupung, Aceh Besar.....

Tugas Pertama Dek Gam: Diminta Selesaikan Masalah Kelangkaan Air Bersih di Leupung - dek-gam-kunjungi-leupung.jpg
For Serambinews.com
Warga menyambut kedatangan anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam yang mendapat tugas pertama mengunjungi tanah kelahirannya di Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/10/2019).
Tugas Pertama Dek Gam: Diminta Selesaikan Masalah Kelangkaan Air Bersih di Leupung - nazaruddin-dek-gam-presiden-persiraja-3.jpg
For Serambinews.com
Anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam mendapat tugas pertama mengunjungi tanah kelahirannya di Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/10/2019).
Tugas Pertama Dek Gam: Diminta Selesaikan Masalah Kelangkaan Air Bersih di Leupung - nazaruddin-dek-gam-presiden-persiraja-4.jpg
For Serambinews.com
Anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam didampingi istri, Rina Mayasari saat mendapat tugas pertama mengunjungi tanah kelahirannya di Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/10/2019).

Tugas Pertama Dek Gam: Diminta Selesaikan Masalah Kelangkaan Air Bersih di Leupung

Laporan Jalimin | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Anggota DPR RI, Nazaruddin Dek Gam langsung mendapatkan tugas pertama dari masyarakat tanah kelahirannya di Kecamatan Leupung, Aceh Besar.Tugas itu adalah mencari jalan keluar terhadap permasalahan air bersih di Kecamatan Leupung.

Memang selama ini masyarakat di Kecamatan Leupung mengalami kelangkaan air bersih.

Permasalahan air bersih itu disampaikan oleh salah seorang warga Leupung kepada Dek Gam  --sapaan Nazaruddin--  saat silaturahmi dan peusijuk (tepung tawar) Dek Gam oleh masyarakat Leupung yang berlangsung di Masjid Al - Ikhlas Leupung, Rabu (9/10/2019).

Warga itu menyampaikan permasalahan pencemaran air bersih itu diduga disebabkan oleh PT Lafarge Cement Indonesia (LCI) Lhoknga, Aceh Besar, yang kini sudah berganti nama menjadi PT Solusi Bangun Andalas (SBA), yang merupakan anak perusahaan Semen Indonesia.

Dek Gam yang merupakan lulusan SDN 1 Leupung tahun 1992 itu berjanji akan memperjuangkan permasalahan air bersih yang selama ini melanda Kecamatan Leupung. Baginya PT SBA juga harus mencari jalan keluar untuk membantu masyarakat di sekitar tentang masalah air bersih.

Terlibat Narkoba, Diberikan Gratis Hingga Tergiur Harga, di Pidie Pelaku Didominasi Orang Miskin

Tanpa Medis, Ibu Hamil Korban Gempa Melahirkan di Tenda Darurat, Sudah 13 Bayi Lahir di Pengungsian

Aceh Kini Miliki 30 Wasit dan Juri Pencak Silat Tambahan

"Saya akan cari jalan keluar, karena perusahaan itu milik BUMN, saya akan segera menemui Menteri BUMN untuk mempertanyakan masalah itu, masyarakat sabar dan beri waktu kepada saya untuk menyelesaikan ini," kata Dek Gam.

Menurutnya jauh sebelum adanya PT SBA itu, masyarakat di sekitar perusahaan tersebut tidak pernah ada permasalahan tentang air bersih. Namun setelah perusahaan itu beroperasi puluhan tahun, muncullah permasalah air bersih.

"Saya mendukung investasi di Aceh, tapi masyarakat jangan menjadi korban atas investasi itu, artinya sama-sama untung," ujar Dek Gam.

Lebih lanjut, Dek Gam ketika ditanyai langkah ke depan terkait permasalahan air bersih di Leupung berencana akan mengajak duduk para keuchik dan stakeholder Kecamatan Leupung untuk mencari solusi atas permasalahan itu.

"Langkah pertama saya akan duduk dengan Menteri BUMN, untuk menyampaikan masalah ini, yang kedua saya juga akan duduk dengan para keuchik dan stakeholder di Kecamatan Leupung yang selama ini kesulitan air bersih," ujarnya.

Nelayan Aceh Timur Sulit Peroleh BBM Solar, DPRA Minta Pertamina Segera Atasi Kelangkaan

BKSDA Aceh Anugerahi Penghargaan untuk Satuan Reskrim Polresta, Ini Pengungkapan yang Dilakukan

Mariani Harahap, Dari Parengge-rengge Menjelma Jadi Pengusaha dan Kini First Lady Kota Subulussalam

Kekeringan ini, kata Dek Gam, sudah sangat lama disampaikan kepadanya oleh masyarakat, namun saat itu dirinya belum bisa berbuat banyak atas permasalahan itu. Sehingga permasalah ini menjadi tantangan pertamanya sebagai anggota DPR RI untuk diselesaikan secepat mungkin.

"Saya tidak mau masyarakat sulit mendapatkan air bersih, karena air bersih itu kebutuhan pokok masyarakat, dan ini terjadi di tanah kelahiran saya, sehingga ini menjadi tugas pertama saya sebagai anggota DPR RI untuk segera diselesaikan," ujarnya.(*)

Turnamen Sepakbola Korsa Cup Ditunda, Lapangan Tergenang Akibat Diguyur Hujan

Sopir Truk Kejar dan Tabrak Mobil Kawanan Perampok, Polisi Beri Apresiasi, Begini Kronologinya

Konvoi Militer Turki Dalam Jumlah Besar Menuju ke Perbatasan Suriah, Siap Menyerang, Trump Tertekan

Penulis: Jalimin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved