Berita Olahraga

Subhan Fajri Tiba di Inggris, Keluarga Subhan Terharu dan Sedih, Ini Pesan Terakhir Ibunya

Subhan Fajri (16), remaja asal Kutablang Bireuen, Aceh, dilaporkan sudah tiba di Birmingham, Inggris, Jumat (11/10/2019) waktu setempat...

Subhan Fajri Tiba di Inggris, Keluarga Subhan Terharu dan Sedih, Ini Pesan Terakhir Ibunya
SERAMBINEWS.COM/FERIZAL HASAN
Subhan Fajri (16), remaja asal Kutablang Bireuen, dilaporkan sudah tiba di Birmingham, Inggris, Jumat (11/10/2019) waktu setempat. Subhan lolos beasiswa sepakbola bersama tim PSSI Selection ke Inggris.  

Subhan Fajri Tiba di Inggris, Keluarga Subhan Terharu dan Sedih, Ini Pesan Ibunya 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Subhan Fajri (16), remaja asal Kutablang Bireuen, Aceh, dilaporkan sudah tiba di Birmingham, Inggris, Jumat (11/10/2019) waktu setempat.

 Sebagaimana diketahui, Subhan merupakan salah satu pemain sepakbola muda Aceh yang lolos beasiswa Pemerintah Indonesia melalui PSSI ke Inggris.

Putra bungsu H Safwandi dan Hj Hadisah ini, akan mengikuti latihan sepakbola bersama 19 pemain sepakbola yang bergabung dalam tim PSSI Selection 2019 di Birmingham Inggris selama sembilan bulan.

Kepergian Subhan Fajri menjadi suka dan haru serta bercampur sedih bagi ayah dan ibu serta keluarga Subhan semuanya. 

HGU PT CA Diperpanjang, Suara Masyarakat Abdya Kandas di PTUN Jakarta

Spesifikasi Xiaomi Redmi 8, Baterai 5.000 mAh dengan Harga Rp 1 Jutaan

Jenazah yang Ditemukan Terapung di Laut Lhokseumawe Diperkirakan Baru Meninggal,Ini Penjelasan Medis

Namun kedua orang tua Subhan dan keluarga juga sangat gembira serta bersyukur Subhan bisa berburu sepakbola ke negara yang penuh dengan bintang sepakbola dunia.

"Alhamdulillah Subhan sudah tiba di Inggris, kami keluarga sangat terharu dan bercampur sedih," ujar ibunda Subhan, Hj Hadisah kepada Serambinews.com, Jumat (11/10/2019) dengan linangan air mata sembari menangis.

Dengan nada terbata-bata Hj Hadisah (ibunda Subhan) yang juga Kepala SMPN 1 Gandapura ini, mengatakan, dirinya harus rela melepas Subhan untuk berguru sepakbola ke Inggris.

"Sebelum berangkat meninggalkan tanah air, kami selalu berpesan kepada Subhan agar tidak meninggalkan Shalat lima waktu," pesan Hj Hadisah yang ditemani abang kandung Subhan, Samsul Maarif alias Bombom.(*)

Empat Karya Budaya asal Aceh Ini Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya tak Benda Indonesia

Terkait Jembatan Gantung Samadua, Hamas Apresiasi Gerak Cepat Rafli dan Pemkab Aceh Selatan

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved