Berita Bireuen

Warga Awe Geutah Mengharapkan Dibangun Jembatan Permanen, Begini Kondisi Jembatan Darurat

Setelah jembatan ambruk waktu itu, warga bergotong royong meletakkan batang kelapa sebagai jembatan darurat untuk sarana penyeberangan.

Warga Awe Geutah Mengharapkan Dibangun Jembatan Permanen, Begini Kondisi Jembatan Darurat
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Jembatan darurat di Desa Awe Geutah, Peusangan Siblah Krueng pengganti jembatan permanen yang ambruk diterjang luapan banjir pada Agustus lalu. 

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sudah hampir dua bulan masyarakat Desa Awe Geutah, Peusangan Siblah Krueng menggunakan jembatan darurat dari batang kelapa setelah jembatan permanen ambruk diterjang banjir luapan, Jumat (23/08/2019).

Kondisi jembatan darurat dari batang kepala sangat berbahaya bagi warga yang melintas apalagi menggunakan sepeda motor, masyarakat mengharapkan dinas terkait untuk membangun jembatan permanen di lokasi itu.

Pj Keuchik Awe Geutah, Wahyudi yang didampingi Wakil Peutuha Peut Muzakir kepada Serambinews.com, Jumat (11/10/2019) memperlihatkan kondisi terkini jembatan darurat pengganti jembatan ambruk diterjang banjir pada Agustus lalu.

Setelah jembatan ambruk waktu itu, warga bergotong royong meletakkan batang kelapa sebagai jembatan darurat untuk sarana penyebarangan.

Kadin Aceh Minta Bank Bukopin Tambah Produk Kredit bagi UMKM dan Pengusaha Baru

Kenapa Luka Tusuk Wiranto di Perut Tampak Tak Berdarah, Begini Penjelasan Dokter Direktur RSPAD

Viral Video Seorang Lelaki Mendatangi Pernikahan Mantan Kekasihnya, Begini Reaksi Mempelai Pria

Kegiatan gotong royong meletakkan batang kelapa juga dibantu dana tanggap darurat pos bencana alam dari Dana Desa (DD) desa setempat.

Sekarang memasuki musim hujan dan dikhawatirkan jembatan ambruk lagi, masyarakat mengharapkan agar dinas terkait dapat membangun jembatan permanen di lokasi jembatan darurat sekarang.

Selain itu, kondisi jembatan itu sendiri sangat membahayakan bagi pelintas, apalagi malam hari, sepeda motor harus didorong baru bisa lewat.

“Masyarakat mengharapkan adanya perhatian dinas terkait untuk segera membangun jembatan permanen di desa kami,” ujar Muzakkir. (*)

Penulis: Yusmandin Idris
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved