Berita Bener Meriah

Berat Diongkos, Petani Kentang di Bener Meriah Merugi

“Saat panen begini harga kentang selalu anjlok, kami petani selau dirugikan,” kesalnya

Berat Diongkos, Petani  Kentang di Bener Meriah Merugi
For Serambinews.com
Petani memanen kentang yang ditanami di areal sawah di Dusun Arafah, Kampung Kute Lintang, Kecamatan Buket, Kabupaten, Bener Meriah. 

 “Saat panen begini harga kentang selalu anjlok, kami petani selau dirugikan,” kesalnya

Lapora Budi Fatria | Redelong

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Ali (64) salah seorang petani kentang di Dusun Arafah, Kampung Kute Lintang, Kecamatan Buket, Kabupaten, Bener Meriah, mengeluhkan murahnya harga beli kentang di tingkat petani.

Keluhan itu, dia sampaikan saat Serambinews.com, bertemu denganya ketika sedang memanen kentang di desa tersebut, Kamis (10/10/2019).

“Saat panen begini harga kentang selalu anjlok, kami petani selau dirugikan,” kesalnya

Harga kentang saat ini ditingkat petani dibeli Rp 4.500 perkilogram.

BREAKING NEWS: Sinabang Membara, 29 Unit Ruko Terbakar

Istri Posting Nyinyir di Medsos, Ini Aktivitas Dandim Kendari Sebelum Dicopot Jenderal Andika

VIRAL Pengantin Pria Perkosa Pendamping Pengantin Jelang Pernikahan, Mempelai Wanita Histeris

“Dengan harga segitu, kami tidak balik modal, berat diongkos,” ujarnya

“Satu kali panen dengan luas lahan 800 meter persegi, menghasilkan 2 ton kentang,” sebutnya

Dengan hasil dan harga segitu, Ali hanya mendapatkan uang Rp 9 jutu, dalam satu kali panen selama tiga bulan lebih.

Dengan jumlah yang dia dapat, belum sebanding modal yang dikeluarkan.

“Ini masih merugi, karena dalam satu kali tanam, dengen luas lahan, 800 meter persegi, dia mengeluarkan modal sebayak Rp 18 juta,” ujarnya

Dia merincikan, dari mulai sewa tanah Rp 6 juta selama empat bulan, membersihkan lahan sudah habis Rp 2 juta lebih, membuat bedeng, menanam bibit, itu harus diongkosin semua.

“Belum lagi membeli bibit, obat semprot, dan pupuk, kalau harga beli kentang segitu, kami petani ini tiap panen selalu rugi,”

Ali berharap kepada Pemerintah Kabupaten Bener Meriah, untuk memikirkan nasib petani, bagaimana cara meningkatkan sedikit harga beli kentang ditingkat petani.(*)

Penulis: Budi Fatria
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved