Berita Aceh Utara

Ini Penjelasan PIM Terkait tak Diizinkan Anggota Dewan Ikut Dalam Audiensi Forpemda dengan Direksi

“Tidak ada niat direksi untuk melecehkan Bapak-bapak dewan yang terhormat. Jikapun Bapak-bapak dewan merasa tidak dihargai kami memohon maaf,” katanya

Ini Penjelasan PIM Terkait tak Diizinkan Anggota Dewan Ikut Dalam Audiensi Forpemda dengan Direksi
For Serambinews.com
Manager Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) Nasrun 

 “Tidak ada niat direksi untuk melecehkan Bapak-bapak dewan yang terhormat. Jikapun Bapak-bapak dewan merasa tidak dihargai kami memohon maaf,” katanya

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Manager Humas PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) memberikan penjelasan terkait larangan tiga anggota dewan, dua DPRK dan satu DPRA untuk ikut dalam audiensi Forum Pemuda Dewantara (Forpemda) dengan direksi perusahaan yang dijadwalkan pada Kamis (10/10/2019).

Audiensi yang direncanakan tersebut akhirnya gagal.

“Atas aksi damai 7 Oktober 2019, bahwa permintaan Forpemda untuk audensi dengan direksi telah kami fasilitasi sesuai kesepakatan dilakukan pertemuan antara perwakilan Forpemda sebanyak 5 orang dengan direksi yaitu pada 10 Oktober 2019,” tulis Manager Humas PIM Nasrun kepada Serambinews.com, Sabtu (12/10/2019).

Anggota DPRK dan DPRA Tak Diizinkan Masuk Pertemuan, Akhirnya Pemuda Dewantara Lakukan Hal Ini

Disebutkan Nasrun, untuk direksi sebanyak 4 orang (kolegial) bersedia meluangkan waktu dengan menunda kegiatan di Jakarta, supaya dapat beraudiensi dengan Forpemda. 

Namun kesepakatan yang ditetapkan saat aksi damai tersebut, perwakilan Forpemda hanya 6 orang saja.

Siswa SMPN 7 Padang Sikabu Mengadu ke DPRK, Akibat tak Ada Guru yang Mengajar, Ini Harapan Dewan

“Namun yang hadir lebih 6 orang dan ada Bapak-bapak dewan, sehingga pihak keamanan PIM mencoba memberikan penjelasan kepada perwakilan Forpemda untuk tetap komitmen 6 orang saja,” ungkap Nasrun.

Karena tidak diizinkan lebih 6 orang, maka pihak Forpemda membatalkan pertemuan tersebut.

Seorang Pemuda Lapang Aceh Utara Diringkus Polisi, Ini Kasusnya

Direksi menyampaikan untuk pertemuan dengan dewan bisa diatur waktunya kemudiannya.

Karena pada hari itu, direksi hanya bertemu dengan perwakilan Forpemda saja untuk menjelaskan permintaan hibah scrap eks pabrik Asean Aceh Fertilizer (AAF).

“Tidak ada niat direksi untuk melecehkan Bapak-bapak dewan yang terhormat. Jikapun Bapak-bapak dewan merasa tidak dihargai kami memohon maaf,” kata Nasrun.

Pihaknya berharap pengertian dari pihak Forpemda terhadap kondisi PIM saat ini yang sangat kesulitan. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved