Polisi Ciduk Pemuda Aceh Tengah, Dilapor Melarikan Mobil Warga

Personel Polsek Kuta Alam Polresta Banda Aceh mengamankan Rizky Aprian (21), pemuda yang tercatat dari Desa Blang Mancung

DOK POLSEK KUTA ALAM
Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono SIK, (tiga kiri) didampingi sejumlah anggotanya, Sabtu (12/10/2019) menghadirkan tersangka Rizky Aprian, tersangka penggelapan mobil dengan modus rental 

BANDA ACEH – Personel Polsek Kuta Alam Polresta Banda Aceh mengamankan Rizky Aprian (21), pemuda yang tercatat dari Desa Blang Mancung, Kecamatan Ketol, Aceh Tengah, karena diduga melarikan mobil Honda Brio Satya putih BK 1978 VV milik Erwin Agus (41) warga Meunasah Baet, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono SIK mengatakan, kasus itu berawal pada 30 September 2019 dengan modus pelaku merental mobil milik korban yang tak lain adalah temannya sendiri.

Dalam perjanjiannya, mobil disewa selama dua hingga empat hari dan uang sewa akan ditransfer. “Karena korban kenal bahkan berteman dengan pelaku, makanya dia percaya saja. Maka mobil itu pun berpindah tangan,” kata Kapolsek Kuta Alam.

Karena hingga hari kedua mobil di tangan tersangka namun uang sewa belum juga ditransfer, Erwin pun menghubungi temannya menanyakan perihal uang sewa dan keberadaan mobil. Namun, tersangka hanya menjawab singkat 'Ini lagi sama komandan'," kata Kapolsek Dizha mengutip keterangan korban.

Maksud tersangka mengatakan 'Ini lagi sama komandan' diyakini untuk mengelabui korban sehingga pembicaraan pun terputus dan korban memaklumi kondisi saat itu. "Tapi, begitu memasuki hari keempat, mobil Brio Erwin masih dalam penguasaan tersangka. Sementara uang rental juga belum kunjung ditransfer. Korban pun kembali menghubungi tersangka Rizky," ungkap Iptu Dizha.

Namun ketika dihubungi Erwin, nomor ponsel pelaku sudah tidak aktif. Sampai pada tahap ini, korban belum juga menaruh prasangka buruk kepada temannya tersebut. Kecurigaan mulai muncul pada hari ke-8 ketika nomor ponsel tersangka tak juga aktif dan pesan WA yang dikirim juga tidak berbalas. Korban pun melaporkan kasus itu ke Polsek Kuta Alam.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan meminta keterangan saksi korban dan melakukan serangkaian penyelidikan. Polisi akhirnya mendapatkan informasi kalau tersangka melarikan mobil tersebut ke lintas timur Aceh.

Personel Polsek Kuta Alam langsung melakukan koordinasi dengan Unit Reskrim Polres Langsa. Tersangka berhasil diringkus di hari itu juga, yakni Rabu (9/10) sekitar pukul 10.00 WIB. "Tersangka berhasil diamankan beserta barang bukti mobil Honda Brio putih tahun 2016 milik korban oleh personel Reskrim Polres Langsa," pungkas Iptu Dizha.

Begitu mendapat kabar tersangka sudah diringkus di sana, personel Polsek Kuta Alam langsung bergerak ke Langsa untuk menjemput tersangka beserta barang bukti mobil Honda Brio Satya. "Kini tersangka dan barang buktinya mobil Brio milik korban telah kami amankan di Polsek Kuta Alam. Dari keterangan tersangka mobil Brio milik korban itu rencananya akan dijual ke Jakarta," pungkas Iptu Dizha

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto, SH melalui Kapolsek Kuta Alam Iptu Miftahuda Dizha Fezuono SIK, mengatakan, saat ditangkap di Langsa, pelaku sedang mengendarai mobil Brio hasil penggelapan menuju Medan, Sumatera Utara.

Kata Dizha, pelaku rencananya akan pergi ke Jakarta. Karena mobil hasil kejahatan itu akan dijual di kawasan Jakarta.

Dalam menangkap pelaku, Polsek Kuta Alam berkoordinasi dengan pihal polres, mulai Pidie Jaya hingga Tamiang. Namun pelaku berhasil ditangkap saat melintas wilayah Langsa. Saat ini pelaku dan barang bukti mobil diamankan di Mapolsek Kuta Alam, Banda Aceh. RA dikenakan pasal penggelapan dengan ancaman hukuman 4 tahun.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved