Breaking News:

Jalan Cot Senong-Blangbintang Bertabur Lubang  

Masyarakat mengeluhkan jalan yang menghubungkan Gampong Cot Senong, Kecamatan Montasik dengan Gampong Cat Mon Raya

Editor: hasyim
SERAMBI/ASNAW
Pengendera Sepeda Motor melintas di Jalan Gampong Cot Senong, Kecamatan Montasik yang menghubungkan Gampong Cot Mon Raya, Kecamatan Blangbintang, Aceh Besar bertaburan lubang. Foto direkam Minggu (13/10/2019) 

JANTHO - Masyarakat mengeluhkan jalan yang menghubungkan Gampong Cot Senong, Kecamatan Montasik dengan  Gampong Cat Mon Raya, Kecamatan Blangbintang, Aceh Besar,  karena bertabur lubang. Padahal, jalan itu tersebut merupakan akses masyarakat untuk ke kantor pemerintahan, kampus, sekolah, dan juga ke Bandara Sultan Iskandar Muda Blangbintang.

Tokoh Masyarakat Gampong Cot Senong, Ibrahim Ali, kepada Serambi  mengatakan, kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun. Namun hingga kini belum ada upaya penambalan atau perbaikan. Padahal, katanya, jalan itu merupakan jalan lintas dan juga jalan alternatif bagi masyarakat untuk melakukan aktifitas.

Karena itu, Ibrahim berharap kepada Pemkab Aceh Besar agar segera memperbaiki jalan tersebut karena sangat meresahkan dan menyulitkan penggunaan jalan melintas di daerah itu. Sebelumnya, kata Ibrahim Ali, selama ini, mobil dumtruk yang melintas di daerah itu berinisiatif menimbun dengan tanah yang mereka bawa saat melintas di jalan rusak dan bergelombang tersebut. Namun, hasilnya tak maksimal karena setiap musim penghujan jalan yang ditambal pakai tanah itu kembali berlubang dan ini harus ditambal permanen,"Ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Aceh Besar, Yusmadi mengatakan,  jalan gampong seharusnya ditangani dati anggaran dana desa, walaupun bisa juga ditangani dari dana DAK. Pihaknya akan menurunkan petugas lapangan untuk mengecek jalan tersebut bagiamana kerusakannya, kalau terlalu parah kita akan upayakan dari kabupaten.

Menurut dia, dinas PUPR memiliki  dana rutin untuk pemeliharaan jalan kabupaten sebesar Rp 1 miliar untuk 100 kilometer. Menurut dia, anggaran sebesar itu sebenarnya tidak cukup dan sangat minim untuk melakukan pemeliharaan jalan seperti tambal (pacing) atau kegiatan lainnya untuk perbaiki jalan tersebut.(as)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved