Jumat, 10 April 2026

Disbudpar Gelar Festival Batu Mulia  

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan menggelar Festival Batu Mulia di Gedung Taman Seni dan Budaya Aceh

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/MAWADDATUL HUSNA
Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin didampingi Ketua Panitia, Nasrul Sufi memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan Festival Batu Mulia, di Disbudpar Aceh, Senin (14/10/2019). 

BANDA ACEH - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh akan menggelar Festival Batu Mulia di Gedung Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh mulai 9-12 November 2019. Even tersebut mengundang 34 provinsi di Indonesia dengan target 1.000 orang yang akan hadir ke Aceh.

"Ini kali pertama kita membuat even yang besar dengan mengundang 34 provinsi di Indonesia dengan target bisa mencapai 1.000 orang yang hadir ke Aceh. Tentunya dengan memamerkan berbagai jenis batu yang di Indonesia," kata Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin SE MSi AK dalam konferensi pers, yang berlangsung di Disbudpar Aceh, Senin (14/10).

Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan wilayah Aceh yang sangat terkenal dengan berbagai jenis batu. "Orang-orang diluar juga tahu bahwa batu-batu di Aceh sangat bagus. Kita juga bisa melihat berbagai batu dari daerah lain," ujarnya.

Jamaluddin menambahkan dengan banyaknya pengunjung yang datang ke Aceh dengan adanya festival tersebut, maka dapat meningkatkan industri kreatif masyarakat, sekaligus sebagai ajang promosi wisata.

"Pengunjung yang datang kesini (Banda Aceh-red) juga harus kita suguhkan dengan kenyamanan yang baik. Tamu yang datang harus dimuliakan, sehingga saat mereka kembali ke daerahnya masing-masing bisa mempromosikan Aceh kepada teman-temannya untuk berkunjung ke Aceh," tambahnya.

Dikatakan, salah satu yang dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Aceh yaitu adanya tamu atau wisatawan yang berkunjung ke Aceh. Sebab, kehadiran wisatawan ini dapat memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi Aceh. Antaranya, hotel, wisma, home stay, dan transportasi umum.

"Mereka juga akan menikmati kuliner-kuliner yang ada di Aceh, serta membeli souvenir sebagai oleh-oleh. Dengan demikian kita harapkan daya beli masyarakat akan meningkat," katanya.

Ketua Panitia, Nasrul Sufi mengatakan Festival Batu Mulia ini akan memperlombakan lebih kurang 70 jenis batu dari berbagai daerah  di Indonesia. Melalui even ini, pihaknya berharap dapat memboomingkan kembali batu mulia secara nasional.

"Even ini juga untuk menarik teman-teman dari luar untuk datang ke Aceh. Kita boomingkan lagi batu mulia ini, dan akan kita deklarasikan dalam acara itu nantinya," kata Nasrul.

Dikatakan, Aceh menjadi panutan bagi daerah lain sebab ada beberapa hal yang patut dibanggakan dari Aceh, yaitu provinsi ini mempunyai batu yang tidak ada di daerah lain di Indonesia. Yaitu idocrase yang kekerasannya hampir mendekati batu rubi yang hanya terdapat di luar, terutama di Afrika.

"Kenapa bagus, karena berdasarkan hasil lab batu kita punya kualitas yang sangat bagus namanya idocrase. Batu ini terbagi lagi ada lumut aceh, solar, dan bio solar. Batu-batu lain yang ada di kabupaten/kota semua kualitasnya juga bagus," sebutnya. Selain kontes batu, even tersebut juga akan dimeriahkan dengan tampilan berbagai seni yang ada di Aceh, serta sejumlah bazar.(una)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved