Muslim Uighur

Amerika Minta Muhammadiyah Bersuara soal Muslim Uighur

Amerika mendorong Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk bersuara terkait aksi represif yang dilakukan Cina terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.

Amerika Minta Muhammadiyah Bersuara soal Muslim Uighur
Kaddafi Kaya-Anadolu Agency
Demonstran menuntut pembebasan ilham Tohti seorang ekonom bangsa Uyghur yang dipenjara di China. Tohti mendapatkan penghargaan dari dewan HAM Eropa. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mendorong Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk bersuara terkait aksi represif yang dilakukan Cina terhadap Muslim Uighur di Xinjiang.

Ini disampaikan Joseph R Donovan usai melakukan pertemuan dengan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta pada Selasa.

Joseph R Donovan mengatakan pembahasan mengenai Muslim Uighur merupakan salah satu isu internasional yang dibahas dalam pertemuan itu.

Apa yang terjadi di Xinjiang kata Joseph R Donoven menurut lima organisasi internasional saat bersurat kepada Sekjen PBB merupakan aksi pelanggaran HAM terparah saat ini.

"Kita tidak ada rencana untuk bekerja sama terkait permasalahan di Xinjiang, kami hanya mendorong Muhammadiyah untuk bersuara mengenai aksi represif itu," kata Joseph R Donovan di Gedung PP Muhammadiyah pada Selasa (15/10/2019).

Donovan menambahkan bahwa dia telah berbicara dengan pemerintah Indonesia mengenai apa yang terjadi terhadap Muslim Uighur dan Etnis Kazakh.(AnadoluAgency)

BREAKING NEWS - Tabrak Truk setelah Gagal Mendahului, Dua Korban Meninggal di Lokasi Kejadian

Nissa Sabyan Hibur Ribuan Pengunjung Aceh International Percussion di Bireuen

Pelajar SMP yang Tewas Gantung Diri Pernah Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi

Pelajar SMP yang Tewas Gantung Diri Pernah Dapat Hadiah Sepeda dari Jokowi

Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved