Liga Inggris

Ini Penyemangat Liverpool Untuk Menjadi Juara Liga Inggris Musim Ini

Gelar Liga Champions musim lalu bisa menjadi pembangkit semangat Liverpool untuk memenangi gelar Liga Inggris ke-19 mereka

Ini Penyemangat Liverpool Untuk Menjadi Juara Liga Inggris Musim Ini
AFP/PAUL ELLIS
Jordan Henderson mengangkat trofi Si Kuping Besar seusai Liverpool memastikan diri menjadi juara Liga Champions dengan mengalahkan Tottenham Hotspur di Stadion Wanda Metropolitano, 1 Juni 2019. (AFP/PAUL ELLIS) 

SERAMBINEWS.COM - Mantan gelandang Liverpool, Paul Ince, mengatakan The Reds bisa juara Liga Inggris musim ini, meski tidak mudah menyingkirkan Manchester City dari perburuan gelar.

Gelar Liga Champions musim lalu bisa menjadi pembangkit semangat Liverpool untuk memenangi gelar Liga Inggris ke-19 mereka.

Hal tersebut menurut Paul Ince, mantan gelandang Liverpool, yang mengatakan memenangkan gelar Eropa bisa jadi obat penambah semangat setelah mereka kalah di liga oleh Manchester City musim lalu.

Hasil Liga 1 2019 - Gol Detik-detik Terakhir Semen Padang Berhasil Taklukkan Persija Jakarta

Liverpool dan City hanya terpaut satu poin ketika Liga Inggris musim lalu tinggal menyisakan satu laga.

City berhasil memenangi laga pamungkas mereka melawan Brighton guna menjaga jarak satu poin mereka serta untuk mengamankan gelar juara.

Beberapa minggu kemudian, Liverpool berhasil melangkah ke final Liga Champions dan keluar sebagai juara mengalahkan Tottenham Hotspur 2-0 di Stadion Wanda Metropolitano, Madrid.

"Yang saya sukai dari Liverpool adalah setelah mereka memenangi Liga Champions, mereka kini memiliki kepercayaan diri," ucap Ince, seperti dilansir BolaSport.com dari Mirror.

Kalau Tidak Meloncat, Tim KPK Bisa Ditabrak Mobil Saat OTT Wali Kota Medan, Begini Kronologinya 

"saya pikir kalah dalam perburuan gelar musim lalu menghancurkan mereka, tetapi fakta bahwa setelah itu mereka bisa memenangi Liga Champions, hal tersebut membawa kepercayaan diri pada mereka."

Paul Ince yang juga pernah membela Man United mengatakan ia pernah melakukannya bersama Setan Merah pada 1991 sebelum meraih gelar Liga Inggris semusim berselang.

"Itu adalah katalisnya. Anda dapat merasakan mentalitas yang berbeda dari para pemain. Saat itu kami merasa bisa mengalahkan semua tim, karena jika anda bisa mengalahkan Barcelona, Anda bisa menang lawan siapa saja."

Halaman
12
Editor: Hadi Al Sumaterani
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved