OTT KPK

Sosok Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Jadi Tersangka KPK, Harta Kekayaan Capai Rp 20,3 Miliar

KPK akhirnya menetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai tersangka dalam kasus suap terkait urusan proyek dan jabatan di Pemerintahan Kota Medan

Sosok Wali Kota Medan Dzulmi Eldin yang Jadi Tersangka KPK, Harta Kekayaan Capai Rp 20,3 Miliar
ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT
Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin (tengah) mengenakan rompi oranye usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (17/10/2019). KPK menahan Tengku Dzulmi Eldin karena terlibat dalam kasus dugaan penerimaan suap proyek dan jabatan oleh Walikota Medan 2014-2015 dan 2016-2021 serta menyita barang bukti uang sebesar Rp200 juta. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT) 

SERAMBINEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin sebagai tersangka dalam kasus suap terkait urusan proyek dan jabatan di Pemerintahan Kota Medan tahun 2019, Rabu (16/10/2019).

Selain Dzulmi, KPK juga menetapkan Kepala Bagian Protokoler Kota Medan Syamsul Fitri Siregar dan Kepala Dinas PUPR Kota Medan Isa Ansyari sebagai tersangka.

Dzulmi dan Syamsul diduga sebagai penerima suap, sementara Isa diduga sebagai pemberi suap. Sebelumnya, Dzulmi terkena OTT KPK pada Rabu (16/10/2019).

Dari OTT tersebut, KPK mengamankan total tujuh orang dari unsur Wali Kota, Kepala Dinas PU, protokoler, ajudan Wali Kota, serta swasta.

Setelah Dzulmi, Syamsul dan Isa ditetapkan sebagai tersangka, mereka ditahan di tiga rumah tahanan yang berbeda untuk 20 hari pertama.

"Isa Ansyari di Rutan Polres Metro Jakarta Pusat, Syamsul Fitri di Rutan Klas I Salemba Jakarta Pusat, Dzulmi Eldin di Rutan Pomdam Jaya Guntur," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam keterangan tertulis, Kamis (17/10/2019).

Menerima Suap Bertahap dan Bervariasi

Dzulmi atas bantuan Syamsul diduga menerima suap secara bertahap dengan jumlah yang bervariasi dari Isa Ansyari.

Pada 6 Februari 2019, Dzulmi mengangkat Isa sebagai Kepala Dinas PUPR Kota Medan.

Setelah pelantikan itulah, Dzulmi mulai diduga menerima sejumlah pemberian uang dari Isa.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved