Breaking News:

Taklukkan Stadion Langsa

Rasa penasaran itu akan dituntaskan Lantak Laju ketika dijamu tuan rumah PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 musim 2019

Editor: bakri

* PSMS Medan vs Persiraja

LANGSA - Pimpinan klasemen sementara Wilayah Barat, Persiraja membawa misi ingin menaklukkan Stadion Kota Langsa, petang kemarin. Rasa penasaran itu akan dituntaskan Lantak Laju ketika dijamu tuan rumah PSMS Medan dalam lanjutan Liga 2 musim 2019.

Bukan rahasia lagi, dalam tiga penampilan di markas PSBL Langsa tersebut, punggawa Persiraja tak pernah meraih kemenangan. Jujur saja, hasil terbaik mereka ditoreh ketika musim 2017/2018. Kala itu, Persiraja yang dilatih Anwar mampu menahan imbang PSBL Langsa 1-1.

Tuan rumah Elang Biru–julukan PSBL Langsa–lebih dulu memimpin berkat eksekusi penalti dari Husnuzhon. Beruntung, Lantak Laju mampu menyamakan kedudukan melalui tendangan striker jangkung asal Blang Cut, Farizal Dillah.

Pada musim 2013/2014, Persiraja yang diasuh Akhyar Ilyas menyerah 0-1 dari PSBL Langsa. Gol kemenangan tuan rumah dicetak gelandang serang asal Mali, Moussa Taure. Kala itu, PSBL Langsa dibesut Anwar.

Terakhir, di musim 2018/2019 lalu, nasib sial masih dialami Persiraja. Di ajang Piala Indonesia, Persiraja kembali menyerah di tangan PSBL Langsa melalui drama adu penalti. Pasukan Akhyar Ilyas langsung tersisih putaran pertama meski di babak normal bermain imbang 1-1.

Untuk pertandingan tandang itu, Persiraja membawa 26 pemain. Akan tetapi, mereka tak bisa menurunkan tiga pemain andalan yakni Ferry Komul, Luis Irsandi yang masih dibekap cedera, dan Andre Abu Bakar yang sedang menjalani akumulasi kartu kuning.

Asisten Pelatih Persiraja, Akhyar menyebutkan, siapa pemain yang akan diturunkan menunggu keputusan dari pelatih kepala Persiraja asal Padang, Hendri Susilo. "Semua pemain yang dibawa sudah diinstruksikan harus siap. Siapa yang diturunkan besok (hari ini-red) akan diputuskan dalam meeting tim," ujarnya.

Ia mengakui, pertandingan dengan PSMS Medan tidak ada pengaruh bagi Persiraja karena mereka sudah lebih dulu lolos. Tapi, Lantak Laju akan tetap bermain sportif, dan menjaga marwah tim.

Sementara itu, kehebatan Persiraja yang punya track record tak terkalahkan saat berlaga di Aceh membuat pelatih PSMS Medan asal Padang, Jafri Sastra penasaran. "Sore ini, kami sengaja tidak latihan, sebab kami sedang mempelajari kekuatan Persiraja melalui video room," ujar Jafri Sastra.

Laga kandang PSMS Medan menjamu Persiraja terpaksa digelar di Langsa, sebab pihak keamanan tidak mengeluarkan ijin untuk pertandingan ini karena akan dilaksanakannya pelantikan Presiden RI pada 20 Oktober.

Kondisi ini sebenarnya tidak terlalu menguntungkan bagi PSMS, sebab tidak seluruh pendukung fanatik Tim Ayam Kinantan, bisa datang mendukung tim di kota yang justru masuk provinsi Aceh ini. Apalagi jarak tempuhnya mencapai empat jam dari kota Medan.

Namun, Jafri Sastra mengenyampingkan dulu masalah ini dan fokus untuk mengalahkan Persiraja. PSMS wajib menang dalam laga ini, sebab jika draw apalagi sampai kalah posisi Tim Ayam Kinantan sangat riskan bahkan bisa dikatakan hampir tertutup.

Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan Tim Ayam Kinantan yang saat ini masih di peringkat keenam dengan 31 poin. Meski PSCS Cilacap dan Perserang Serang sama-sama sudah mengoleksi 33 poin, PSMS punya peluang besar. Karena, PSMS masih punya satu pertandingan laga tunda menghadapi Babel United yang sudah dijadwalkan akan berlangsung pada 21 Oktober di Pekanbaru.(zb/mad)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved