Selasa, 9 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Momen-momen Penting Muhammadiyah di Banda Aceh

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh dengan dukungan Pemerintah Aceh melalui Biro Kesejahteraan dan Kesejahteraan Rakyat

Tayang:
Editor: bakri
IST
CUT RICKY FIRSTA RIJAYA, Kabid Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat DPD Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Aceh 2019-2021, Anggota FAMe, melaporakan dari Banda Aceh 

Adapun faktor eksternal berdirinya Majelis Tarjih di Muhammadiyah adalah perkembangan-perkembangan yang terjadi pada umat Islam umumnya di luar Muhammadiyah yang dalam hal ini adalah perselisihan paham mengenai masalah-masalah furu’ fiqhiyah  yang biasanya dinamakan masalah khilafiah. Di samping itu juga masalah ajaran Ahmadiyah yang mulai diperkenalkan di Indonesia pada akhir perempat pertama abad 20. Perselisihan dan pertentangan-pertentangan itu mengancam keutuhan Muhammadiyah, sehingga mendorong pembentukan majelis tarjih yang ditugasi, antara lain, untuk menyelidiki berbagai macam pendapat itu, untuk diambil yang paling kuat dalilnya, guna menjadi pegangan anggota-anggota Muhammadiyah. Begitulah, sidang-sidang tarjih terus dilaksanakan di sela-sela muktamar. Hal ini untuk mematangkan bahan-bahan yang akan dibawa ke dalam agenda mukhtamar. Seperti yang barusan dilaksanakan, yakni Sidang Tarjih Fikih Keagamaan Tingkat Nasional di Banda Aceh, 14-17 Oktober 2019. Hasil dari sini nanti akan dipersiapkan untuk Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Kota Solo, Jawa Tengah, pada 1-5 Juli 2020. Ya, demikianlah.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved