Jalan Depan PLTU Padat

Jalan Nasional Meulaboh-Tapaktuan, tepatnya depan PLTU Nagan Raya kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir

Jalan Depan PLTU Padat
SERAMBINEWS.COM/ SA'DUL BAHRI
Salah satu pekerja mengatur arus lalu lintas saat keluar masuk mobil pengagkut tanah gambut di jalan nasional di lokasi pengerjaan pembangunan PLTU 3-4 di Dusun Geulanggang Meurak, Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Senin (8/7/2019). 

* Mendesak untuk Dilebarkan

SUKA MAKMUE - Jalan Nasional Meulaboh-Tapaktuan, tepatnya depan PLTU Nagan Raya kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, kondisi saat ini sudah sangat padat. Pasalnya, jumlah kendaraan yang melintasi jalan itu semakin banyak, dari kendaraan umum hingga kendaraan proyek milik perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut, seperti PLTU dan PT Mifa Bersaudara.

Praktis, situasi ini membuat jalan depan PLTU itu kerap macet dan rawan kecelakaan, sehingga mendesak untuk dilebarkan. Demikian ulasan anggota DPRA, Fuadri Ssi Msi yang meninjau langsung jalan tersebut, Minggu (20/10). “Kami minta Kementerian PU serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, perlu turun ke lapangan untuk melihat langsung betapa padatnya jalan di depan PLTU Nagan Raya sekarang, sehingga perlu segera dilebarkan,” kata Fuadri kepada Serambi, Minggu kemarin.

Menurut mantan Wakil Bupati (Wabup) Aceh Barat ini, dengan pelebaran jalan maka jalur utama lintas barat selatan (Barsela) Aceh itu akan nyaman dilewati para pengendara. “Karena dengan dilebarkan maka jalan itu akan mampu menampung semua kendaraan yang lewat, baik kendaraan umum maupun kendaraan proyek, mengingat di sisi kiri dan kanan jalan itu ada kompleks PLTU dan PT Mifa Bersaudara,” paparnya.

Selain pelebaran, ulas Fuadri, alternatif lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi kepadatan lintas Barsela itu adalah dengan mengharuskan kendaraan proyek ,menggunakan jalan lain, sehingga jalur tersebut tak lagi padat. “Di sisi lain, beberapa lubang yang ada di jalan depan PLTU itu juga perlu segara ditambal atau diperbaiki,” bebernya.

Sering Terjadi Kecelakaan

LEBIH lanjut, anggota DPRA, Fuadri mengungkapkan, laporan yang diterimanya, di jalan depan PLTU Nagan Raya itu juga sering terjadi kecelakaan lalu lintas, dampak dari mobilitasi kendaraan yang sangat banyak. Bahkan, sebutnya, pada Sabtu malam, ada seorang warga Nagan Raya yang meninggal dunia di jalan kawasan itu karena kecelakaan. “Sudah sering kita dengar kasus kecelakaan di jalan itu,” terangnya.

Untuk menghindari bertambahnya angka kecelakaan lalu lintas, Fuadri mendesak, pemerintah pusat dan provinsi supaya cepat respons terhadap usulan pelebaran jalan di depan PLTU Nagan tersebut. “Apalagi ini menyangkut nyawa. Jadi, dengan ditangani atau direspon cepat, tentu ke depan kita harapkan tidak jatuh lagi korban jiwa di jalan kawasan tersebut, serta jalur lalu lintasnya juga lancar,” harap eks Bupati Aceh Barat ini.(riz)

Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved