Berita Gayo Lues

Dandim Gayo Lues Lakukan Penyuluhan Penggunaan Medsos kepada Personel dan Ibu Persit

Pasalnya saat ini banyak beredar berita hoaxs yang diduga dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa indonesia yang bersumber dari medsos tersebut.

Dandim Gayo Lues Lakukan Penyuluhan Penggunaan Medsos kepada Personel dan Ibu Persit
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Dandim Galus lakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang penggunaan medsos kepada personel dan keluarga besar TNI di jajaran Kodim Galus, Selasa (22/10/2019). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Dandim  0113/Gayo Lues (Galus)  Letkol Arm Sugiharto melakukan penyuluhan dan sosialisasi tentang penggunaan media sosial (medsos) kepada personel TNI  dan ibu persit sebagai keluarga besar Kodim Galus tersebut, diaula Makodim, Selasa (22/10/2019).

Dandim Galus dalam sambutannya mengatakan, seluruh keluarga besar Kodim Galus diminta agar dalam mengunakan medsos tersebut harus dengan bijak dan hati-hati menerima informasi apapun dari medsos tersebut.

Pasalnya saat ini banyak beredar berita hoaxs yang diduga dapat  memecah persatuan dan kesatuan bangsa indonesia yang bersumber dari medsos tersebut.

"Apabila menerima informasi yang belum jelas kebenarannya jangan cepat di share dan cukup untuk komsumsi sendiri, bahkan  jangan melakukan ujaran kebencian terhadap seseorang atau instansi manapun," tegasnya.

Polisi di Nagan Raya Ajak Siswa Bijak Gunakan Medsos

Fakta di Balik Tiga Anggota TNI Dicopot dan Ditahan gara-gara Istri Hujat Wiranto di Medsos

UAS Posting Biodata Lengkap di Medsosnya Usai Ditolak UGM: Kalau Dia Termakan Isu, Kan Kasihan

Letkol Arm Sugiarto juga menegaskan para keluarga besar Kodim Galus tersebut, diminta dan ditekankan agar tidak membuat adegan video maupun foto yang tidak pantas apalagi pada saat menggunakan pakaian dinas.

Begitu juga halnya kepada ibu persit terutama pada saat berpakaian persit.

"Terkait persoalan masalah pribadi supaya tidak diceritakan di medsos tersebut, baik dalam bentuk  keluhan maupun masalah rumah tangga dan kedinasan serta komentar -komentar yang tidak berbobot mengarah kepada individu dan instansi maupun pemerintahan,"sebutnya.

Dandim berharap, melalui penyuluhan tersebut agar tidak ada lagi anggota Prajurit TNI khususnya di jajaran kodim Galus itu  yang menyalahgunakan medsos dan tidak ada pelanggaran prajurit berkaitan dengan media sosial. (*)

Penulis: Rasidan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved