Sabtu, 18 April 2026

Berita Aceh Barat

Belasan Wanita Terjaring Razia WH di Aceh Barat, Ini Penyebabnya

Belasan wanita dan pria tejaring razia busana tidak islami oleh petugas Wilayatul Hisbah (Polisi Syariat Islam) yang berlangsung di jalan Gajah Mada..

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Petugas Wilayatul Hisbah Aceh Barat mendata para pelanggar syariat Islam yang terjaring razia di jalan Gajah Mada, Meulaboh, depan Kantor Bupati Aceh Barat, Kamis (24/10/2019). 

Belasan Wanita Terjaring Razia WH di Aceh Barat, Ini Penyebabnya

Laporan Sa’dul Bahri | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Belasan wanita dan pria tejaring razia busana tidak islami oleh petugas Wilayatul Hisbah (Polisi Syariat Islam) yang berlangsung di jalan GajahMada, depan Kantor Bupati Aceh Barat, Kamis (24/10/2019).

Dalam razia tersebut ada juga pria yang sempat melakukan protes terhadap petugas lantaran tidak terima saat di razia dan pendataan oleh petugas, karena ia mengaku hanya memakai celana pendek yang menurutnya tidak melanggar ketentuan syariat Islam karena celana menutup lututnya.

Sementara sejumlah wanita dalam razia itu tidak ada yang melakukan protes, namun di antara mereka hanya rata-rata mengaku terburu-buru, sehingga mereka harus memakai celana jens atau cela ketat.

Namun pihak petugas usai melakukan pendataan terhadap pelanggar langsung memberikan arahan di tempat agar mereka setelah itu menggunakan busana islami.

Dalam razia tersebut, selain polisi syariat Islam juga melibatkan polisi militer dan Polri, sehingga setiap pelanggar tidak berkutik.

Raul Lemos: Sekali Selingkuh, Pasti Selingkuh Lagi, Krisdayanti Buru-buru Klarifikasi

BPBD Simeulue Turunkan Semua Petugas Tuntaskan Pembersihan Tanah Longsor

PLN Kumpulkan 74 Kantong Darah, Dalam Rangka Memperingati Hari Listrik Nasional

Razia yang berlangsung di depan kantor bupati di jalan Gajah Mada itu, sebagian besar yang terjaring razia kalangan perempuan dan beberapa orang laki-laki dewasa, karena memakai busana yang memperlihatkan aurat atau lekuk tubuh.

Aharis Mabrur, Kabid Wilatul Hisbah Pada Kantor Satpol PP dan WH Aceh Barat kepada Serambinews.com, Kamis (24/10/2019) mengatakan, razia yang dilaksanakan itu merupakan bagian dari pembinaan dan ajakan terhadap umat islam supaya menjaga auratnya.

Sehingga warga setempat kususnya umat islan dalam berbusana harus islami agar tidak ada yang mengumbarkan aurat di depan umum yang bernentuk pelanggaran syariat islam.

Kegiatan itu dilaksanakan sesuai Pasal 23 jucnto Pasal 13 Qanun (Perda) Aceh Nomor 11 tentang Pelaksanaan Syariat Islam Tahun 2002 tentang Aqidah, Ibadah dan Syiar Islam yang sudah berlaku di Aceh. Razia tersebut juga sebagai peringatan dan teguran kepada setiap warga yang terjaring, agar ke depan tidak lagi memakai pakaian yang tidak Islami.

Disebutkan, saat ini para pelanggar hanya lakukan pendataan, lalu kemudian diberikan nasihat agar tidak lagi memakai busana ketat atau tidak sesuai syariat Islam saat bepergian atau ketikan berada di luar rumah.

Kegiatan razia itu akan dilaksanakan secara rutinitas, sehingga masyarakat Aceh Barat kedepan tetap mematuhi dan dapat membiasakan diri dalam berbusana yang sopan dan Islami.(*)

Besok, Pimpinan DPRK Nagan Raya Dilantik

Masih Terjadi Tarik-Menarik Menjadi Penyebab Penetapan Ketua Komisi di DPRK Aceh Tamiang Tertunda

Hasil French Open 2019 - Marcus/Kevin Cuma Butuh 15 Menit untuk Lolos ke Perempat Final

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved