Breaking News:

Kesehatan

Meski Bergizi, 9 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Terlalu Banyak, Berbahaya!

Alih-alih mendapatkan kebaikan dari ikan, seseorang justru mengancam jiwa mereka sendiri.

BrightSide
Ikan tuna tidak boleh dimakan banyak-banyak 

Meski Bergizi, 9 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Terlalu Banyak, Berbahaya!

SERAMBINEWS.COM - Ternyata ada jenis-jenis ikan yang tak layak konsumsi, karena sebab-sebab tertentu.

Kita semua tahu bahwa ikan itu enak dan sehat, namun ada ikan-ikan tertentu yang akan membahayakan anda.

Alih-alih mendapatkan kebaikan dari ikan, seseorang justru mengancam jiwa mereka sendiri.

Melansir dari BrightSide, berikut ini adalah ikan-ikan yang tak layak konsumsi.

1. Ikan lele

()

Bright Side ()

Lele dapat tumbuh hingga ukuran yang cukup besar.

Untuk mempercepat pertumbuhan mereka, banyak pembudidaya ikan memberi mereka hormon.

Terutama ikan yang diimpor dari negara-negara Asia.

Lele yang tumbuh bebas jauh lebih tidak berbahaya dan lebih bergizi.

Dari Seminar dan Talkshow BEM Unimal, Mahasiswa Luar Negeri Kumpul di Lhokseumawe

BMKG Nagan Raya: Hujan Masih Berpotensi Turun di Barat Selatan Aceh

Indonesia Jadi Negara Asia Tenggara Kedua Setelah Malaysia yang Gelar Piala Dunia U-20

Berawal dari Haus dan Bobol Kulkas, Menantu Nekat Curi 162 Gram Emas Mertua: Saya Pengin Memiliki

2. Ikan kembung

()

Bright side ()

Makarel mengandung merkuri, yang tidak dibersihkan tetapi terakumulasi dalam tubuh manusia.

Sehingga menyebabkan berbagai penyakit.

Makarel Atlantik adalah yang paling tidak berbahaya dalam hal ini.

Kalian bisa memakannya sebanyak yang anda suka.

3. Tuna

 

()

Bright Side ()

Tuna mengandung banyak merkuri, terutama tuna sirip hitam dan sirip biru.

Selain itu, ada tuna kecil yang tumbuh bebas di toko karena hampir punah.

Semua ikan berasal dari peternakan di mana ia diberi antibiotik dan hormon.

Diburu di RI Sebab Jadi Tersangka Provokasi, Veronica Koman Malah Dapat Penghargaan HAM di Australia

Sudah Tiga Hari T Adnan Dilantik Sekda, Inspektur Lhokseumawe Masih Kosong

4. Nila

()

Bright Side ()

Tidak banyak asam lemak sehat di nila, namun konsentrasi lemak berbahaya di dalamnya hampir sama tingginya dengan lemak babi.

Kelebihan konsumsi ikan ini menyebabkan peningkatan kadar kolesterol dan membuat tubuh lebih sensitif terhadap alergen.

5. Belut

()

Bright Side ()

Belut memiliki banyak lemak dan dengan demikian mudah menyerap limbah industri dan pertanian di dalam air.

Spesies Amerika memiliki tingkat keracunan tertinggi.

Belut Eropa juga dikenal terkontaminasi merkuri dalam jumlah besar.

6. Pangasius

()

Bright Side ()

Sebagian besar pangasius yang kita lihat di toko dibawa dari Vietnam.

Yaitu dari Sungai Mekong yang dianggap sebagai salah satu badan air yang paling terkontaminasi di dunia.

Selain itu, fillet pangasius mengandung nitrofurazone dan polifosfat (karsinogen) tingkat tinggi.

Karput Melahirkan, Putra Habib Usman Hanya Boleh Menatap Adik Tirinya dari Balik Pintu, Ada Apa?

Bisa Berbahaya, 10 Makanan Ini Tak Boleh Diberikan pada Kucing Meski Mereka Terus Meminta

7. Tile Fish

()

Bright Side ()

Ikan ini adalah pemimpin dalam kontaminasi merkuri dan sering tertangkap melanggar aturan.

Sehingga meningkatkan risiko keracunan makanan.

8. Barramundi

()

Bright Side ()

Barramundi mengandung banyak merkuri.

Kadang-kadang, terutama ketika disajikan sebagai fillet.

9. Dollar Fish

()

Bright Side ()

Ikan ini, lebih dikenal sebagai ikan minyak, mengandung gempylotoxin .

Yakni zat lilin yang tidak dapat dimetabolisme sama sekali.

Toksin tidak banyak membahayakan, tetapi dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Untuk mengurangi kadar gempylotoxin, ikan harus digoreng atau dipanggang. (Tribunstyle.com/Sinta Manila)

Artikel ini telah tayang di Tribunstyle.com dengan judul 9 Jenis Ikan yang Tidak Boleh Dikonsumsi Terlalu Banyak, Bejibun Bahaya Jika Memakannya

Editor: Amirullah
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved