Breaking News:

Berita Banda Aceh

Personel Polsek Kuta Alam Ciduk Pencuri 124 Timah Pemberat Pukat, Begini Kronologis Penangkapannya

Personel opsnal Polsek Kuta Alam, Banda Aceh, menangkap MU alias Firdaus alias Petrus (25), nelayan warga Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara..

For Serambinews.com
Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono (tiga kiri), bersama anggotanya menghadirkan MU (25) pencuri 124 butir timah pemberat pukat milik nelayan yang ditangkap pada Selasa (22/10/2019). 

Personel Polsek Kuta Alam Ciduk Pencuri 124 Timah Pemberat Pukat, Begini Kronologis Penangkapannya

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Personel opsnal Polsek Kuta Alam, Banda Aceh, menangkap MU alias Firdaus alias Petrus (25), nelayan warga Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, Selasa (22/10/2019) pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Pasalnya, dari tangan tersangka MU, polisi menemukan 124 butir timah pemberat pukat yang dilaporkan hilang oleh Samsul Bahri (39) warga Lam Bada Lhok, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar yang juga berprofesi nelayan.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Kuta Alam, Iptu Miftahuda Dizha Fezuono SIK mengatakan, setelah menerima laporan Polisi Nomor: LP.B /160/X/YAN.2.5/SPKT dari Samsul Bahri pada Senin, 21 Oktober 2019 malam, polisi langsung melakukan penyelidikan dan pendalaman.

Dari barang bukti yang dikumpulkan serta keterangan para saksi, akhirnya kecurigaan polisi tertaut pada seorang tersangka berinisial MU alias Firdaus alias Petrus.

Website Resmi Pemko Banda Aceh Kini Hadir dalam Aplikasi Mobile

PNS Kementerian PU Ditemukan Tewas Dicor Semen di TPU, Pelaku Ditangkap dan Terungkap Motifnya

Azhari Cagee Kembali Diperiksa Penyidik Polda Terkait Kasus Demo Mahasiswa Ricuh

Bukti itu semakin kuat saat mengetahui sebelumnya ada tersangka MU di lokasi dan telah menghilang dari kawasan tersebut setelah 124 butir timah pemberat pukat itu hilang dengan kondisi jaring ikan telah rusak dan berada di atas Kapal Anak Cenara yang ditambatkan di tanggul pancang kapal nelayan ikan Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

Berbekal informasi itu, polisi akhirnya mendalami semua keterangan-keterangan tersebut dan akhirnya mendapati posisi pelaku sedang berada di pinggir sungai, tepatnya di belakang sebuah hotel di Jalan Tgk Krueng Kalee, Gampong Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh.

“Tersangka berhasil kita amankan sekitar pukul 07.00 WIB beserta barang bukti 124 butir timah pemberat pukat yang dilaporkan hilang oleh Samsul Bahri," kata Iptu Dizha, kepada Serambinews.com, Jumat (25/10/2019).

Saat Diantar Istri dengan Sepmor, Pria Ini Ditangkap Polres Pidie Bersama 2 Kg Sabu

Selain mengamankan 124 butir timah pemberat pukat, polisi juga mengamankan satu karung goni warna putih dan satu sepeda motor Honda Beat hitam yang digunakan untuk membawa barang curian tersebut.

Di dalam aksi pencurian timah pemberat pukat itu, lanjut Kapolsek Iptu Dizha, pelaku melakukannya dengan cara memotong tali yang mengikat timah-timah tersebut ke jaring pukat. Terhadap hancurnya jaring pukat tersebut korban mengalami kerugian kurang lebih Rp 10 juta.

“Untuk saat ini tersangka telah kami amankan ke Mapolsek Kuta Alam, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Kapolsek Kuta Alam ini.(*)

Tersedia 182 Formasi CPNS di Aceh Tamiang, Guru dan Tenaga Medis Paling Banyak

Lahan Padi Petani Blang Dalam di Abdya Diserang Hama Tikus dan Pipit

Penulis: Misran Asri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved