Peselancar Bali Pamer Kebolehan, di Aceh Surfing Championship 2019
Ada kabar gembira bagi masyarakat Aceh khususnya yang menyukai olahraga surfing. November 2019 mendatang di Pantai Lhoknga
BANDA ACEH - Ada kabar gembira bagi masyarakat Aceh khususnya yang menyukai olahraga surfing. November 2019 mendatang di Pantai Lhoknga, Aceh Besar, akan diadakan olahraga yang bermanuver di atas ombak dengan menggunakan sebilah papan.
Empat peselancar asal Bali dipastikan ikut pamer kebolehan. Kuarter atlet pro nasional asal Pulau Dewata itu terdiri dari I Made Darma Yasa (Bleronk), I Wayan Darma Putra (Tonjo), I Ketut Yoga Semadhi, plus I Nyoman Mega Artana.
Kejuaraan ini direncanakan akan berlangsung pada 23-24 November 2019 yang bakal diikuti oleh puluhan surfer profesional baik dari lokal maupun nasional. Tepatnya, di Pantai Babah Kuala, Desa Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar. Even itu diberi nama Aceh Surfing Championship 2019.
Dalam pelaksanaannya, pihak penyelenggara telah menyiapkan hadiah bertotal Rp 50 juta. Selain itu, sejumlah penampilan baik itu tarian ataupun musik yang diisi oleh band lokal juga akan memeriahkan acara yang bertajuk 'Explore The dan Enjoy The Culture,'. Bahkan juga akan diadakan aksi peduli lingkungan seperti pembersihan pantai, penanaman pohon, pelepasan tukik, kenduri kuah beulangong, dan pertunjukan Tarian Likok Pulo bagi para wisatawan yang hadir di sana.
Ketua Pelaksanaan, T Ayatullah Bani Baet mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan demi mempromosikan wisata laut Aceh yang layak untuk dijadikan sebagai olahraga surfing. Karena, katanya, ombak di pantai tersebut sangat cocok dijadikan sebagai lokasi selancar yang bertaraf internasional.
"Kita katakan layak sebagai lokasi selancar yang bertaraf internasional, karena kita lihat sendiri, di sana kerap datang para peselancar dunia seperti Australia, Perancis, Jepang, dan Amerika. Mereka menjajal ombak di laut Lhokga," katanya kepada awak media di Warkop Sekber Jurnalis, Banda Aceh, Kamis (24/10/2019).
Untuk itu, sebutnya, mereka akan menjadikan Event surfing ini, untuk dijadikan agenda tahunan. Ini telah dimulai dari tahun 2006.
Sementara Ketua Persatuan Ombak Selancar Indonesia (POSI) Aceh, Dery Setyawan mengatakan, dalam perlombaan pada tahun ini peserta akan mendapati ombak dengan beberapa pilihan range surfing seperti beach break, left and right hand point break dan A-frame peak. Akan tetapi, lokasi ini hanya direkomendasikan untuk peselancar expert.
"berdasarkan dari hasil kita lakukan surfing, ombak di Pantai Lhoknga memiliki ketinggian 6 hingga 7 feet atau sekitar 1,5-2 meter dan memiliki karakter barrel (terowongan) yang panjang," sebutnya.
Panitia sudah memastikan sebanyak delapan atlet pro nasional dan 32 atlet lokal lokal akan ikut serta dalam kegiatan ini. Para atlet itu datang dari sejumlah provinsi di Indonesia seperti Bali, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jambi, Jakarta, dan tuan rumah Aceh.
Sementara nama atlet pro nasional yang dipastikan ikut ambil bagian pada acara ini terdiri dari Dede Suryana, Dhany Widianto, I Made Darma Yasa (Bleronk), I Wayan Darma Putra (Tonjo), I Ketut Yoga Semadhi, I Nyoman Mega Artana, Roni, dan Doni Safriadi.(h)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bersama-sejumlah-panitia-lainnya-menggelar.jpg)