Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Distanbun Aceh Gelar Sosialisasi Kopi Organik Arabika Gayo

Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menggelar sosialisasi budidaya kopi organik arabika Gayo yang diselenggarakan di Gedung Olah Seni..

Penulis: Mahyadi | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Kegiatan sosialisasi kopi organik Arabika Gayo yang diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh di Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (26/10/2019). 

Distanbun Aceh Gelar Sosialisasi Kopi Organik Arabika Gayo

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menggelar sosialisasi budidaya kopi organik arabika Gayo yang diselenggarakan di Gedung Olah Seni (GOS), Kota Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, Sabtu (26/10/2019).

Kadistanbun Aceh, A Hanan melaporkan, bahwa ada tiga kegiatan yang dilaksanakan sekaligus di Kota Takengon. Kegiatan dimaksud, diantaranya sekolah lapang tentang kopi arabika Gayo dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang.

“Selanjutnya, pelatihan teknologi tepat guna terintegrasi antara kopi dengan ternak dengan jumlah peserta 50 orang,” kata A Hanan.

Kegiatan lain, lanjut A Hanan, bimbingan teknis (bimtek) petani milenial dalam peremajaan kopi arabika sebanyak 60 kelompok dari Kabupaten Aceh Tengah.

“Jadi, total seluruh peserta dari Aceh Tengah dan Bener Meriah, sebanyak 600 orang. Baik dari petani, penyuluh dan para eksportir kopi arabika Gayo,” jelasnya.

Menurut A Hanan, berdasarkan data dari Dirjen Perkebunan, luas kebun kopi arabika Indonesia seluruhnya mencapai 300 ribu hektar.

Sedangkan 100 ribu hektar, berada di Gayo diantaranya di Kabupaten Aceh Tengah, Bener Meriah dan Gayo Lues.

Tas Dirampas Dua Pria saat Pulang Shalat Subuh, Kini Jamaah Tersebut Dirawat di Rumah Sakit

Apes! Jual Motor Hasil Curian, Pemuda Ini Ternyata Malah Bertransaksi dengan Sang Pemiliknya

Ekspor Kopi Arabika Gayo Capai 100 Juta US Dollar, Bupati Bener Meriah Tagih Ini ke Pemerintah Pusat

“Pemerintah pusat, bersama dengan Distanbun Aceh, memberikan perhatian terhadap pengembangan kopi Arabika,” tutur A Hanan.

Perhatian tersebut, lanjutnya, Distanbun Aceh melakukan rehabilitasi terhadap tanaman kopi Arabika seluas 1.350 hektar yang tersebar di Kabupaten Bener Meriah seluas 500 hektar, Aceh Tengah 500 hektar dan Kabupaten Gayo Lues seluas 350 hektar.

 “Selain itu, ada bimbingan serta pelatihan sekolah lapang untuk tiga kabupaten dengan sasaran 800 petani. Pengembangan kopi arabika di Aceh Tengah untuk lahan seluas 460 hektar.

Dan pengembangan kopi arabika di Kabupaten Bener Meriah, seluas 150 hektar, serta rehab kopi seluas 150 hektar. Terakhir, gerakan massal pemangkasan kopi ada 30 hektar,” rincinya.     

Viral Video Penemuan Ular Piton Seberat 200 Kilogram, Untuk Mengangkut harus Pakai Alat Berat

Kegiatan sosialisasi itu, menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya dari Dirjen Perkebunan Kementrian Pertanian, Direktorat Perlindungan Tanaman Perkebunan, Balai Besar Proteksi Tanaman Perkebunan. Selanjutnya, dari Fakultas Pertanian Unsyiah, serta sejumlah ahli kopi serta dari lembaga sertifikasi kopi organik.

Pembukaan kegiatan itu, dihadiri oleh Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi, perwakilan Bupati Aceh Tengah, dan perwakilan Bupati Gayo Lues. Dalam pembukaan itu, sambutan Plt Gubenur Aceh, Nova Iriansyah, dibacakan oleh Kadistanbun Aceh, A Hanan.(*)

Fakta Pembunuhan PNS yang Jasadnya Dicor, Hilang Selama 17 Hari Hingga Motif Pembunuhan

Lagi, Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak di Papua, OPM Diduga Jadi Dalang

Polres Survei Lokasi Jalan Rawan Lakalantas di Aceh Timur, Ini Tujuannya

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved