Breaking News:

Berita Aceh Timur

Polres Survei Lokasi Jalan Rawan Lakalantas di Aceh Timur, Ini Tujuannya

Polres Aceh Timur, bersama intansi yang membidangi jalan dan lalulintas telah mensurvei lokasi jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalulintas di jalan

Penulis: Seni Hendri | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Polres Aceh Timur, bersama intansi yang membidangi jalan dan lalulintas telah mensurvei lokasi jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalulintas di jalan Nasional Banda Aceh-Medan dalam wilayah Aceh Timur. 

Teks foto : Polres Aceh Timur, bersama intansi yang membidangi jalan dan lalulintas telah mensurvei lokasi jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalulintas di jalan Nasional Banda Aceh-Medan dalam wilayah Aceh Timur. Dok Polres Aceh Timur

Polres Survei Lokasi Jalan Rawan Lakalantas di Aceh Timur, Ini Tujuannya

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Polres Aceh Timur, bersama intansi yang membidangi jalan dan lalulintas telah mensurvei lokasi jalan yang rawan terjadi kecelakaan lalulintas di jalan Nasional Banda Aceh-Medan dalam wilayah Aceh Timur.

 Intansi yang melakukan survey yakni, Kasat Lantas Polres Aceh Timur AKP Aditia Kusuma SIK, Serman, staf PPK 1.3 Satker Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) I Aceh, Zulkifli Kabid Perhubungan Darat Dishub Aceh Timur, M Yamin SE Kabid Trantib Satpol PP, dan M Yunus Sekretaris DLH Aceh Timur.

Rabu (25/10/2019) lalu, tim melakukan survey lokasi jalan rawan kecelakaan lalulintas yakni dari Polres Aceh Timur, ke arah Peureulak Barat, Peureulak Kota, hingga Peureulak Timur. Wilayah hukum Polres Aceh Timur, hanya sampai Peuruelak Timur. Kecamatan Sungai Raya, Birem Bayeun, dan Ranto Seulamat, masuk Polres Langsa.

Sedangkan Jumat, (26/10/2019) kemarin tim melaksanakan survey lokasi jalan rawan kecelakaan lalulintas dari Polres Aceh Timur, hingga Madat perbatasan dengan Aceh Utara.

Sedang Berlangsung Live Streaming Semifinal French Open 2019, Saksikan Disini!

Kisah Tim Syarhil Quran, Kekompakan di MTQ Provinsi Berbuah Ongkos Naik Haji

Lagi, Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak di Papua, OPM Diduga Jadi Dalang

Kasat Lantas AKP Aditia Kusuma SIK, mengatakan, survey lokasi jalan rawan kecelakaan lalulintas (blacksopot) ini, selain bagian dari kegiatan operasi Zebra Rencong 2019, juga permintaan Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro, terkait tingginya angka kecelakaan lalulintas dalam wilayah Aceh Timur, periode Januari-September 2019.

Tujuannya, untuk mengetahui tentang kondisi jalan atau ruang mamfaat jalan (Rumaja) pada lokasi yang rawan terjadi lakalantas (blackspot) sebagai bahan penyusunan saran rekayasa lalulintas.

Aditia mengatakan, saran rekayasa lalulintas yang disusun nantinya, akan diteruskan melalui surat Kapolres kepada intansi masing-masing untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.

Pelantikan Ketua DPRK Langsa Ditunda, Dua Wakil Ketua Awal Pekan Depan  

Kapolres mengharapkan, jelas Aditia, setiap pekerjaan harus memenuhi aspek lima pilar keselamatan berlalulintas, yaitu manajemen keselamatan berlalulintas, jalan berkeselamatan, kendaraan yang  berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan, dan penanganan pasca kecelakaan.

 “Karena itu survey ini untuk menentukan hal yang kurang dari lima aspek itu. Apakah kurang perlengkapan jalan, insfrastruktur, rambu atau lampu penerangan jalan. Maka hasil survey ini nanti Kapolres menyurati intansi terkait untuk menindaklanjutinya,” ungkap Aditia, kepada Serambinews.com, Sabtu (26/10/2019).(*)

Winda Sarah, Mahasiswi FKIP Umuslim Toreh Prestasi Melalui Arung Jeram

Tak Perlu Diet, Begini Cara Mudah Turunkan Berat Badan, Lakukan Beberapa Kebiasaan Berikut

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved