Berita Pidie
Warga Pedalaman Padang Tiji Pidie Tersiksa Melintas Ruas Jalan Berlubang
"Kami cukup tersiksa dengan kondisi jalan berlubang bak kolam ikan. Lubang di jalan menjadi licin saat air berkurang,"
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Warga pedalaman Padang Tiji, Pidie sangat tersiksa melintas di ruas jalan kabupaten yang berlubang besar digenangi air.
Jalan berlubang tersebut dari Padang Tiji menuju Kunyet, tepatnya Cot Buruah.
Bahkan, warga di 14 gampong di Padang Tiji sering melintasi jalan tersebut.
• Formasi Guru SD Dominasi Lowongan CPNS Aceh Singkil, Ini Rinciannya
Yaitu, Gampong Geuliding, Mesjid Geuliding, Blang, Cot Kunyet, Cot Kunyet, Mesjid Cot Kunyet, Dayah Baroh, Piala, Baro Kunyet, Dayah Tanoh, Kambhuk Nicah, Kambhuk Paya Pie, Blang Guci dan Seunadeu.
"Kami cukup tersiksa dengan kondisi jalan berlubang bak kolam ikan. Lubang di jalan menjadi licin saat air berkurang," kata Muliadi kepada Serambinews.com, Selasa (29/10/2019).
Kepala PUPR Pidie, Samsul Bahri, kepada Serambinews.com, Selasa (29/10/2019) menjelaskan, sebenarnya jalan rusak menjadi prioritas Pemkab. Tapi, harus disesuaikan dengan anggaran.
Saat ini, sebut Samsul, belum diketahui berapa ruas jalan yang dibangun dana Otsus dan DAU.
• Penerimaan CPNS Tahun Ini, Sabang Prioritaskan Putra Daerah, Ini Alasan Wali Kota
Sebab, Bappeda Pidie yang memasukkan jalan rusak untuk diperbaiki 2020.
Selain itu, jelasnya, RAPBK Pidie 2020 belum dibahas sehingga secara detail tidak diketahui jalan mana saja di Pidie yang dibangun 2020.
" Mudahan-mudahan ruas jalan Padang Tiji yang rusak bisa ditangani 2020, tapi kita belum bisa pastikan karena sangat tergantung dengan dana," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/jalan-berlubang-di-pidie-kahdkjahsja.jpg)