Aceh Hebat

Nova Minta Lelang di Media Lokal, Pengadaan Barang dan Jasa Perusahaan Migas

Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT bersama Plt Kepala BPMA Aceh, Azhari Idris meminta perusahaan migas yang beroperasi di Aceh

Nova Minta Lelang di Media Lokal, Pengadaan Barang dan Jasa Perusahaan Migas
IST
Nova Iriansyah Plt Gubernur Aceh 

BANDA ACEH - Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT bersama Plt Kepala BPMA Aceh, Azhari Idris meminta perusahaan migas yang beroperasi di Aceh, seperti Pertamina Hulu Energi (PHE), Triangle Pase INC, Medco, Repsol, Zaratek NV  dan lainnya, untuk pengadaan barang dan jasa yang dibutuhkannya diumumkan di media lokal.

"Seruan ini kami sampaikan, karena di Aceh juga sudah banyak perusahaan yang mampu mengadakan kebutuhan barang dan jasa yang dibutuhkan persahaan migas yang sedang melakukan eksplorasi maupun eksploitasi migas di Aceh," kata Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam pidato yang dibacakan Kadis ESDM Aceh Ir Mahdinur MM pada pembukaan acara Vendor Day Bersama K3S Wilayah Kerja (WK) Aceh Tahun 2019 di Gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah, Selasa (29/10).

Acara ini dihadiri para komisaris dan direksi perusahaan migas nasional maupun asing, para rektor universitas yang ada di Aceh, Dirut PT Pema, Direktur BUMD Aceh Timur, Aceh Utara, Kota Lhokseumawe, vendor/perusahaan mitra kerja perusahaan migas yang beroperasi di Aceh, tenaga kerja migas profesional, dan sejumlah SKPA.

Kepala Dinas ESDM Aceh, Ir Mahdinur MM yang mewakili Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sambutannya mengatakan, acara Vendor Day Bersama Perusahaan Migas yang telah disebutkan di atas dilakukan secara terbuka, untuk memberitahukan kepada publik apa saja yang telah dikerjakan kelima perusahaan migas tersebut di Aceh.

Acara ini, kata Mahdinur, sangat penting dan strategis untuk membangkitkan kembali peran serta perusahaan lokal dalam kegiatan pemenuhan kebutuhan barang dan jasa dari perusahaan migas yang beroperasi di Aceh, secara profesional, transparans, independen, adil, dan bermartabat.

Perusahaan lokal yang mengikuti tender pelelang pekerjaan, pengadaan barang dan jasa dari perusahaan migas yang beroperasi di Aceh, tegas Kadis ESDM Aceh Ir Mahdinur MM, ikut aturan yang berlaku secara nasional dalam bidang migas.

Kepala Plt BPMA, Azhari Idris mengatakan, sebelum terbentuk Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA), acara Vendor Day Bersama Perusahaan Migas hanya dilaksanakan di Jakarta oleh SKK Migas. Di daerah lain tidak ada.

Tapi setelah BPMA terbentuk, kata Azhari Idris, acara Vendor Day bersama Perusahaan Migas dilaksanakan di Banda Aceh secara terbuka,  karena dari 34 provinsi yang ada di Indonesia, baru Aceh yang telah memiliki kerja sama pengelolaan migas bersama dengan pemerintah pusat, berdasarkan UU Nomor 11 tahun 2006 dan PP 23 tahun 2015.

Menurut informasi, ada sekitar 200 perusahaan lokal yang telah melakukan kerja sama dengan perusahaan migas yang beroperasi di Aceh. Di antaranya dengan Medco, Triangle Pase, Pertamina Hulu Energi dan lainnya.

Kalau pelelangan  diumumkan di media cetak lokal, kata dia, banyak perusahaan lokal bisa ikut. Tapi, kalau lelangnya di umumkan di pusat atau media cetak nasional, informasinya jadi terbatas dan banyak perusahaan lokal yang tidak mengetahuinya.

Plt Kepala BPMA Aceh, Azhari Idris mengatakan, Plt Gubernur Aceh juga menyerukan agar perusahaan membuka  kantor cabang di Aceh. “Jika ada informasi yang yang ingin ditanyakan pihak pemerintah daerah atau rekanan yang belum jelas mengenai sesuatu yang sangat krusial sifatnya, pihak pemerintah daerah dan rekanan bisa dengan mudah mendapatkan jawabannya, sehingga tidak menimbulkan miskomunikasi atau konflik,” kata Azhari Idris.

Konflik dan ketegangan di lingkungan kawasan perusahan migas dengan masyarakat bisa saja terjadi sewaktu-waktu, jika perusahaan kurang transparan.

“Oleh karena itu, perusahaan migas yang beroperasi di Aceh, diminta untuk membuka kantor cabangnya di daerah ini untuk memudahkan konsultasi dan koordinasi pemerintah daerah maupun masyarakat yang membutuhkan klarifikasi sesuatu informasi yang belum jelas," ujar Azhari Idris. (her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved