Berita Banda Aceh

Ruslan M Daud Minta Pemerintah Pusat Permanenkan Dana Otsus Aceh

Anggota DPR RI Dapil Aceh 2, Haji Ruslan M Daud (HRD) menyampaikan, dana otsus Aceh merupakan amanah dari Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

Ruslan M Daud Minta Pemerintah Pusat Permanenkan Dana Otsus Aceh
For Serambinews.com
RUSLAN M DAUD Anggota DPR RI 

  Anggota DPR RI Dapil Aceh 2, Haji Ruslan M Daud (HRD) menyampaikan, dana otsus Aceh merupakan amanah dari Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

Laporan Jamaluddin I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Presiden Joko Widodo sudah menandatangani UU Nomor 20 Tahun 2019 tentang ABPN 2020, di mana salah satunya tercantum alokasi dana otonomi khusus (otsus) untuk Aceh. Untuk tahun depan, Aceh mendapat dana otsus Rp 8,3 triliun. 

Jika dibanding tahun lalu, angka itu tidak naik secara signifikan.

Sejak tahun 2008 hingga saat ini berarti Aceh sudah mendapat dana otsus sekitar Rp 80 triliun.

Anggota DPR RI Dapil Aceh 2, Haji Ruslan M Daud (HRD) menyampaikan, dana otsus Aceh merupakan amanah dari Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki.

Jihan Salsabila, Mahasiswa Asal Bireuen Bertutur Soal Kaum Muda

Tiga Gampong di Trumon Tengah Aceh Selatan Tergenang Banjir

India Cabut Status Otonomi Khusus Khasmir, Berlaku Mulai 31 Oktober 2019, Apa Perubahannya?

Salah satu isi dari MoU tersebut adalah dibentuknya UUPA untuk pembangunan Aceh.

Bupati Bireuen 2012-2017 ini menjelaskan, konflik berkepanjangan dan peristiwa tsunami yang meluluhlantakkan Aceh saat itu dibutuhkan energi besar untuk menata kembali pembangunan Aceh. 

 “Karena itu, salah satu tujuan dari dana otsus adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan suprastruktur yang sudah hancur akibat konflik dan tsunami di Aceh, seperti tertera di Pasal 183 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2006,” ujar Ruslan. 

Anggota DPR RI Komisi V ini melanjutkan, dana otsus tidak hanya dilihat dari produk hukum yang dituangkan dalam UUPA. Tapi, juga merupakan karya politik antara Pemerintah Republik Indonesia dengan Gerakan Aceh Merdeka guna menyelesaikan masalah sosial ekonomi yang disebabkan oleh konflik. 

Halaman
12
Penulis: Jamaluddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved