40 Siswa Se-Aceh Belajar Tentang Media Ke Serambi  

Sekitar 40-an siswa siswi se-Aceh berkunjung ke kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang Pagar Air

40 Siswa Se-Aceh Belajar Tentang Media Ke Serambi   
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NASIR
Siswa siswi se-Aceh mendengar penjelasan Pimpinan Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur saat berkunjung ke kantor harian tersebut di Meunasah Manyang Pagar Air, Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (2/11). Peserta merupakan peserta pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan Kanwil Kemenag Aceh. 

BANDA ACEH - Sekitar 40-an siswa siswi se-Aceh berkunjung ke kantor Harian Serambi Indonesia, Meunasah Manyang Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Jumat (2/11) siang. Kunjungan itu dalam rangka belajar tentang media dan produksi surat kabar.

Para pelajar tersebut merupakan peserta pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Aceh yang berlangsung 31 Oktober-2 November 2019 di Hotel Oasis. Mereka adalah siswa madrasah aliyah yang mewakili kabupaten/kota se-Aceh. Kedatangan para siswa disambut oleh Pimpinan Redaksi (Pimred) Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur.

Di hadapan siswa, Zainal Arifin menjelaskan tentang peran jurnalisme di era saat ini, yang memiliki peran penyebaran informasi, kontrol sosial, hingga hiburan. Ia juga menjelaskan, bagaimana seorang wartawan mencari dan mengumpul berita, lalu proses editing hingga cetak surat kabar.

Di Kantor Serambi, para siswa sempat berdiskusi di ruang redaksi, studio radio serambi FM, studio kompas TV, Serambi TV, hingga melihat mesin cetak surat kabar.

Sementara Kasubbag Inmas Kanwil Kemenag Aceh, M Nasril Lc, MA mengatakan, kedatangan para siswa untuk mengetahui dan melihat langsung sistem kerja media. Karena sebelumnya mereka sudah diajarkan tentang dasar jurnalistik. Sehingga berkunjung ke kantor media dapat memberikan gambaran kepada para siswa mengenai cara kerja jurnalis dan media.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Aceh, Drs HM Daud Pakeh mengatakan, di era saat ini ilmu jurnalistik dan ilmu menulis sangat penting. Karena dengan menulis, siswa dapat menyampaikan apa yang terjadi di sekitarnya untuk diketahui masyarakat.

"Dengan melatih jurnalis siswa madrasah, minimal mereka bisa menulis apa yang terjadi di lingkungan mereka, motivasi mereka terbangun untuk menulis, minimal di sekolah sendiri dan diharapkan ini terus dibina tanpa terputus." ujar Kakanwil.

Kanwil Kemenag Aceh akan memilih satu peserta terbaik dari pelatihan tersebut untuk diberikan penghargaan. Peserta terbaik akan difalitasi untuk meliput salah satu kegiatan nasional yang diselenggarakan Kemenag RI nanti.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved