Suara Parlemen

TA Khalid: Nelayan Butuh Terminal Sandaran Kapal Boat Atasi Kuala Dangkal di Bireuen

Ketua Partai Gerindra Aceh ini mengharapkan kepada semua pihak terkait, baik pemerintah kabupatan kota dan Provinsi Aceh, harus proaktif dan serius me

TA Khalid: Nelayan Butuh Terminal Sandaran Kapal Boat Atasi Kuala Dangkal di Bireuen
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
TA Khalid, anggota DPR RI Partai Gerindra. 

Laporan Ferizal Hasan I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Sejumlah muara kuala di Bireuen dan Aceh umumnya sejak beberapa tahun lalu hingga kini sudah sangat dangkal.

Kondisi tersebut semakin meresahkan nelayan di Kabupaten Bireuen dan pesisir Aceh umumnya. Karena mereka tidak bisa melaut dan terancam jadi pengangguran.

Seperti halnya yang terjadi di Kuala Jeumpa, Kecamatan Jeumpa, Bireuen. Nelayan di kabupaten tersebut mengeluh karena tidak bisa melaut lantaran kuala sudah dangkal.

Seperti halnya yang diberitakan Serambinews.com, Sabtu (2/11/2019).

Dimana nelayan di Kuala Jeumpa lebih memilih memperbaiki jaring ikan dan mesin boat yang rusak karena tidak bisa melaut.

Menanggapi keluhan nelayan di Kuala Jeumpa dan nelayan di pesisir Aceh lainnya, anggota DPR RI asal Aceh, TA Khalid kepada Serambinews.com, Minggu (3/11/2019) mengatakan, menyikapi permasalahan kedangkalan kuala sehingga masyarakat nelayan Kuala Jeumpa Bireuen dan pesisir Aceh tidak bisa berlayar mencari ikan, pemerintah harus segera membangun terminal sandaran boat nelayan.

Hasil MotoGP Malaysia 2019 - Maverick Vinales Juara, Marquez Runner Up, Rossi Posisi 4

Kepala Anak Gadisnya Suci Fitria Belum Ditemukan, Sang Ibu Belum Ikhlas, Minta Polisi Tangkap Pelaku

Plt Gubernur Nova Irianyah Mohon Doa Agar Tim Sepakbola Porwil Aceh Raih Prestasi di Bengkulu

Anggota DPR RI Komisi IV yang membidangi pertanian, perikanan, perkebunan, kehutanan dan lingkugan hidup ini menyampaikan, bahwa harus segera dibangun terminal sandaran kapal boat.

"Karena pengerukan kuala saja tidak dapat menjadi solusi penyelesaian masalah secara permanen, karena setiap pergantian musim arah angin akan membuat kuala dangkal kembali, solusinya harus dibangun terminal sandaran boat yang tidak berpengaruh dengan musim," terang TA Khalid.

Katanya, dengan dibangun terminal-terminal tempat sandaran kapal, setiap pergantian musim masyarakat nelayan selalu bisa ke laut mencari ikan.

Ketua Partai Gerindra Aceh ini mengharapkan kepada semua pihak terkait, baik pemerintah kabupatan kota dan Provinsi Aceh, harus proaktif dan serius menyikapi dan segera bertindak terhadap permasalahan kedangkalan kuala yang hampir saban tahun menjadi masalah.

"Kita berharap ke depan tidak ada lagi nelayan di Aceh yang bermasalah yang tidak bisa mencari nafkah karena kuala dangkal," harap TA Khalid.

TA Khalid berjanji siap menjadi jembatan dan membantu pemerintah daerah dalam memperjuangkan kepentingan nelayan Aceh di pusat demi meningkatkan produktivitas dan kesejahteran nelayan.(*)

Penulis: Ferizal Hasan
Editor: Ansari Hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved