Jangan Cari Kerja di DPR, Disampaikan Zulkifli Hasan kepada Kader PAN Aceh

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan apabila ada anggota DPR RI dari PAN yang ingin menjadi pengusaha

Jangan Cari Kerja di DPR, Disampaikan Zulkifli Hasan kepada Kader PAN Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan didampingi Ketua PAN Aceh T Hasbullah santai di salah satu warung kopi di Banda Aceh, Minggu (3/11/2019). 

BANDA ACEH – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menegaskan apabila ada anggota DPR RI dari PAN yang ingin menjadi pengusaha ketika sudah terpilih dari wakil rakyat, silahkan mengajukan pergantian antar waktu (PAW) kepada ketua partai.

“Kalau mau jadi pengusaha, maka minta PAW kepada ketua partai, jangan jadi anggota DPR untuk mencari pekerjaan, dan untuk menjadi pengusaha, itu yang salah,” kata Zulkifli di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Minggu (3/11) malam.

Zulkifli menyampaikan hal itu saat membuka kegiatan konsolidasi dan pembekalan anggota DPR RI, DPR Aceh, dan DPR kabupaten/ kota. Zulkifli Hasan yang merupakan Wakil Ketua MPR RI itu meminta kepada PAN Aceh untuk bergaul dan berteman dengan semua partai, baik itu PDI Perjuangan, Nasdem dan partai-partai lainnya.

“Berteman dengan semua partai, demi kebaikan masyarakat dan kemajuan Aceh, PAN Aceh harus rasional cara berpikir, pemilu masih jauh, yang perlu sekarang siasat,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan meminta seluruh anggota dewan dari PAN untuk tidak kehilangan disorientasi setelah menjadi wakil rakyat.Dalam siaran pers yang diterima Serambi, Zulkifli Hasan menyebutkan, amanah yang diberikan oleh rakyat harus mampu dijalankan dan dipertanggung jawabkan dengan baik. “Jangan sampai wakil rakyat yang dari PAN disorientasi (kesamaran arah),” kata Zulkifli Hasan.

Menurutnya, apabila anggota dewan kehilangan arah atau disorientasi, maka sesungguhnya orang tersebut sudah berkhianat dengan janji dan kepada pemilihnya. “Orang-orang dipilih dan mendapatkan amanah dari masyarakat khususnya dari PAN jangan sampai kehilangan arah tujuannya sebagai anggota dewan, karena ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Ia mengatakan, anggota dewan memiliki tiga tugas pokok yang harus dijalankan dengan baik. Pertama, memastikan setiap progam-program yang disusun berpihak kepada rakyat, kedua aturan yang dikeluarkan juga berpihak kepada masyarakat, terakhir masalah anggaran. “Tidak boleh ada masyarakat Aceh yang mati akibat miskin, kalau itu terjadi maka kalian (eksekutif dan legislatif) berdosa, tidak boleh ada masyarakat Aceh yang tidur beralaskan tanah dan atap langit.  Dan tugas kalian semua untuk memastikan itu,” tegasnya.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan melakukan lawatan ke Aceh didampingi oleh anggota DPR RI asal Aceh, Nazaruddin Dek Gam. Dek Gam--sapaan akrab Nazaruddin--yang sudah dipercaya oleh PAN untuk duduk di Komisi III tiba di Aceh bersama Zulkifli Hasan, dan rombongan DPP PAN, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar pada Minggu (3/11) sore.

Ada beberapa agenda Zulkifli Hasan di Aceh, yakni menghadiri roadshow kebangsaan yang berlangsung di Unsyiah, kemudian bertemu dengan Ketua PAN Se-Aceh, dan terakhir memberikan pembekalan untuk anggota DPRK, DPRA, dan DPR RI. Saat menghadiri roadshow kebangsaan yang digelar oleh Forum Anak Muda Nusantara(FAM,s) di Unsyiah, Zulkifli Hasan sempat memperkenalkan  Dek Gam sebagai Anggota DPR RI yang duduk di Komisi III. “Saya kesini didampingi Dek Gam, anggota DPR RI dari Aceh,” kata Zulkifli Hasan.

Tak sampai disitu, Zulkifli Hasan juga mengatakan kalau saat ini Dek Gam dipercaya untuk duduk di Komisi III. “Ini beliau komisi III menjadi mitra pak polisi,” ujar Zulkifli sambil menunjuk anggota polisi yang duduk di kursi depan. Zulkifli yang merupakan mantan menteri era Presiden Susilo Bambang Yudoyono (SBY) dalam paparannya memberikan semangat kepada mahasiswa untuk menjadi orang sukses.

“Belajar bisa di mana saja, kapan saja bisa. Ingat hidup adalah pilihan kalian sendiri, mau kemana kalian, kalian yang menentukan semuanya,” ujarnya. Menurut Zulkifli, kecerdasan harus dibarengi dengan ketangguhan yang kuat. “Kekuatan jiwa harus dilatih, gak bisa datang sendiri, tidak mungkin, harus dilatih,” pungkasnya. (dan)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved