Rabu, 15 April 2026

Wabup Janji Bangun Rumah Marni, Janda Miskin di Susoh  

Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT berjanji akan membangun rumah layak huni untuk Marni, janda miskin

Editor: bakri
SERAMBINEWS.COM/RAHMAT SAPUTRA
Wakil Bupati Aceh Barat Daya, Muslizar MT didampingi anggota DPRK Abdya, meninjau rumah Marni janda miskin warga Gampong Meunasah, Kecamatan Susoh, Senin (4/11/2019) sore. 

BLANGPIDIE - Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT berjanji akan membangun rumah layak huni untuk Marni, janda miskin warga Gampong Meunasah, Kecamatan Susoh, pada tahun 2020 mendatang. Hal itu disampaikan Wabup Muslizar saat mengunjungi gubuk berbahan tripleks dan kayu bekas itu, bersama Kepala Baitul Mal Abdya Wahyudi Satria serta Anggota DPRK Abdya Julinardi dan Dina Afridha, Senin (4/11).

Mendengar ucapan Wabup itu, Marni tak dapat menyembunyikan perasaan bahagia bercampur haru karena rumahnya akan dibangun permanen menggunakan material yang lebih baik. Sudah setahun Marni bersama anaknya tinggal di gubuk reyot itu.

Bahkan, wanita lansia ini mengaku sering tidur sendiri jikia sang anak yang bekerja di travel mobil tersebut berangkat ke Medan. "Terimong geunaseh pak, atas bantuan bapak keu loen," ujar Marni dengan mata berkaca-kaca, saat mendengar Muslizar MT akan membangun rumahnya tahun depan.

Melihat Marni yang tersenyum lepas, Muslizar pun meminta Baitul Mal Abdya agar memprioritaskan pembangunan rumah untuk janda tersebut. "Insya Allah, pembangunan rumah ini nantinya menggunakan dana rehab rumah dari Baitul Mal Aceh. Jika tidak tercapai, kita juga bisa gunakan anggaran Baitul Mal Abdya atau melalui program 'Rumahmu Amal Ibadahku' yang selama ini digagas oleh kawan-kawan," ujarnya.

Muslizar mengaku dirinya mengetahui rumah tidak layak huni itu dari postingan Facebook yang dikirimkan oleh masyarakat kepada dirinya. "Sedih sekali saya melihat kondisi rumah beliau. Untuk memasak saja harus di ruang tamu. Sedangkan mandinya di belakang pakai plastik hitam. Insya Allah tahun depan beliau bisa tersenyum dan bisa tidur nyaman di rumah yang layak," harapnya.

2022, Tak Ada Lagi Rumah Tidak Layak Huni

Pada bagian lain, Wakil Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Muslizar MT menargetkan pada tahun 2022 tak ada lagi rumah tidak layak huni di Abdya. Hal itu disampaikannya di depan Kepala Dinas Sosial Aceh, Drs Alhudri MM, Dandim 0110 Abdya, Letkol Czi M Ridha Has ST MT, dan Kadis Sosial Abdya, Ikhwansyah, saat membuka sosialisasi pembentukan relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) gampong, Selasa (5/11) di Aula Bappeda Abdya.

"Insya Allah, kami menargetkan selama kepemimpinan Akmal-Muslizar, tidak ada lagi rumah tidak layak huni di Abdya," ujar Muslizar. Namun, lanjutnya, pembenahan itu butuh proses secara bertahap.

Muslizar berharap para relawan tagana gampong dapat ikut melaporkan kepada pemerintah maupun Baitul Mal terkait rumah tidak layak huni di wilayah kerjanya. "Tapi harus satu pintu, sehingga tidak tumpang tindih," tegas Muslizar.

Pada kesempatan itu, Kadis Sosial Aceh menyerahkan bantuan untuk Abdya yaitu satu motor dapur umum lapangan, 30 dus minyak goreng, 6 kompor, galon air mineral, tenda, rompi pelampung, tabung gas, dan perlengkapan lainnya. (c50)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved